Gara-gara Kentut, Suami-Istri di Padang Dibacok Tetangga Saat Sedang Tidur
LANGGAM.ID | 22/01/2020 08:40
Gara-gara Kentut, Suami-Istri di Padang Dibacok Tetangga Saat Sedang Tidur
Polisi dari Polsek Lubuk Begalung mendatangi rumah korban pembacokan

Langgam.id – Pasangan suami istri (pasutri) di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) bernama Feri Giawa (46) dan Nova Risna Dewi (41), terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bacok senjata tajam yang dilakukan tetangganya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di kediaman mereka di kawasan Bandes Batu Kasek, Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (21/2/2020). Keduanya, kini dirawat di rumah sakit berbeda.

BACA: Rektor UNP Pastikan Oknum Dosen yang Diduga Lecehkan Mahasiswi Dipecat

Korban atas nama Feri Giawa dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Sementara istrinya, Nova Risna Dewi, dirawat di Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo.

Pertikaian antar tetangga ini terjadi diduga karena hanya hal sepele. Pelaku yang diketahui bernama Anton Setiawan (37), disinyalir kesal karena tidak terima tindakan korban mengentutinya.

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena, membenarkan peristiwa pembacokan itu. Pelaku juga telah berhasil diamankan oleh pihaknya.

“Kejadian sekitar pukul 06.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa sebilah pisau dan sabit. Saat di rumah, pelaku menemui korban sedang tidur di kamarnya. Ketika itulah pelaku membacok pasutri ini,” ujar Andi, Selasa (21/1/2020).

Dari aksi pembacokan, kata Andi, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Hingga saat ini, keduanya masih dalam perawatan di rumah sakit.

BACA:  Jelang Tahun Baru Imlek 2571, Kelenteng See Hin Kiong di Padang Mulai Bersolek

“Pelaku mengaku tidak ada masalah lain dengan korban. Namun yang membuatnya sakit hati pada seminggu yang lalu dikentuti oleh korban di kepala,” katanya.

Andi menyebutkan, pelaku sudah dua kali kena kentut oleh korban. Pelaku mengaku tidak terlalu dekat dan tidak terlalu sering berkomunikasi dengan korban. Sementara, senjata tajam dibawa pelaku dari rumahnya. (Irwanda/ICA)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT