Memuat 90 Ton BBM Ilegal, Kapal Equator Guinea Ditangkap di Batam
DARILAUT.ID | 28/08/2022 14:37
Memuat 90 Ton BBM Ilegal, Kapal Equator Guinea Ditangkap di Batam
Prajurit TNI AL awak KRI Yos Sudarso-353 mengiring para tahanan awak Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam yang berhasil diamankan di Pelabuhan Fasilitas Labuh (Faslabuh) TNI AL di Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu, 18 Juli 2020. KRI Yos Sudarso-353 berhasil menangkap kedua KIA tersebut di perairan Pulau Sekatung dan mengamankan 10 orang WNA beserta barang bukti ikan hasil tangkapannya. ANTARA FOTO/Ardi

Darilaut – Kapal Motor Tanker (MT) Blue Star 08 berbendera Equator Guinea yang diduga memuat 90 ton bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis High Speed Diesel (HSD) ditangkap di perairan Sekuang Batam.

Penangkapan kapal tanker ini dilakukan Bakamla RI melalui unsur KN Marore-322, pada Jumat (26/8).

MT Blue Star 08 ditangkap petugas KN Marore-322 saat melaksanakan Patroli Bersama Keamanan dan Keselamatan Laut “Arkana I/22” di perairan Batam. 

KN Marore-322 yang dikomandani oleh Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto mendeteksi sebuah tanker yang mencurigakan.

Untuk memastikan, komandan kapal memerintahkan untuk menerjunkan tim VBSS menggunakan RHIB melaksanakan pengejaran dan pemeriksaan.

Tanpa perlawanan, pukul 16.06 WIB tim berhasil mengejar kapal tersebut pada posisi 01° 14’ 30” U – 104° 59’ 12” T.

Selanjutnya, tim VBSS KN Marore-322 melaksanakan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan, ditemukan kapal tersebut membawa 90 ton HSD tanpa dilengkapi dokumen yang sesuai.

Selain itu, kapal tanker ini tidak dilengkapi dengan manifest, tidak terdapat bill of ladding, tidak terdapat manning certificate, dan tujuan kapal tidak sesuai dengan port clearence.

Hasil pemeriksaan awal MT Blue Star 08 melanggar tindak pidana minyak dan gas.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, kapal MT Blue Star 08 dikawal menuju pangkalan Batam.

 

**


BERITA TERKAIT