Tiga Orang Meninggal Dunia Karena Tanah Longsor di Kota Sorong
DARILAUT.ID | 26/08/2022 14:47
Tiga Orang Meninggal Dunia Karena Tanah Longsor di Kota Sorong
Seorang anak berjalan melintasi banjir di permukiman warga di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis, 16 Juli 2020. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, tiga warga meninggal akibat tertimbun longsor dan seorang warga meninggal karena tersengat arus listrik. ANTARA/Olha Mulalinda

Darilaut – Tanah longsor mengakibatkan tewasnya tiga orang warga di Kota Sorong, Papua Barat. Banjir dan tanah longsor melanda Kota Sorong setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, pada Senin (22/8).

Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rabu (24/8) pukul 15.00 WIB, melaporkan, banjir dan tanah longsor terjadi di Kelurahan Pal Putih dan Kelurahan Tanjung Kasuari, di Kecamatan Sorong Barat, Kelurahan Kladufu di Kecamatan Sorong Timur. Kemudian, di Kelurahan Klasabi di Kecamatan Sorong Manoi, Kelurahan Sawagumu dan Kelurahan Matalamagi di Kecamatan Sorong Utara dan Kelurahan Malamso di Kecamatan Malaimsimsa.

Terdapat tiga korban jiwa yang meninggal akibat rumah yang ditempatinya tertimbun longsor, enam orang mengalami luka berat dan empat orang alami luka ringan. 

Kejadian tersebut juga menyebabkan 925 kepala keluarga / 2.500 jiwa terdampak banjir dengan tinggi muka air bervariasi antara 30 hingga 120 sentimeter.

Tercatat 2.000 jiwa mengungsi ke beberapa tempat pengungsian dan kerabat lainnya. Sebanyak 1.025 rumah unit terendam air dan tiga rumah diantaranya mengalami rusak berat dan tiga lainnya alami rusak sedang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong dan tim gabungan masih terus melakukan penanganan bencana, melakukan evakuasi korban, mendirikan pos komando di kantor Walikota Sorong.

Selain itu, mendirikan dapur umum di lima titik, menyalurkan bantuan makanan, melakukan pengobatan bagi para pengungsi dan melakukan pembersihan sisa material yang menutup jalan serta melakukan normalisasi daerah aliran sungai di Distrik Sorong Timur

BNPB mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah untuk melakukan langkah-langkah peningkatan pencegahan dan kewaspadaan, dengan tujuan melindungi masyarakat yang tinggal di lokasi-lokasi rawan bencana tanah longsor maupun banjir.

 

**


BERITA TERKAIT