Edison, sosok di balik nama Puskesmas Edison Jaar Barito Timur
BORNEONEWS.CO.ID | 28/05/2022 15:32
Edison, sosok di balik nama Puskesmas Edison Jaar Barito Timur
Ilustrasi puskesmas. dok.TEMPO

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pada umumnya penamaan puskesmas di Kabupaten Barito Timur berdasar nama desa atau kelurahan di mana puskesmas tersebut berada seperti Puskesmas Bentot di Desa Bentot dan Puskesmas Tamiang Layang di Kelurahan Tamiang Layang.

Namun terdapat perbedaan pemberian nama puskesmas yang berada di Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur, pada puskesmas tersebut ditambahkan nama orang sehingga menjadi "Puskesmas Edison Jaar". Hal ini menimbulkan tanda tanya bagi sebagian besar masyarakat Barito Timur yang tidak mengetahui kisah dibalik penyematan nama "Edison" tersebut.

Adalah Edison, pria 62 tahun warga RT 10 Desa Jaar yang menjadi sosok di balik nama Puskesmas Edison Jaar tersebut.

Saat ditemui Borneonews di rumahnya beberapa hari lalu, Edison mengaku bahwa penyematan namanya pada Puskesmas Edison Jaar merupakan inisiatif Bupati Barito Timur saat itu, H Zain Alkim.

Edison (62), warga RT 10 Desa Jaar Kabupaten Barito Timur dan sosok dibalik nama Puskesmas Edison Jaar.

Edison (62) warga RT 10 Desa Jaar Barito Timur

"Bukan saya yang minta dipasang nama saya, itu hadiah dari Bupati Zain Alkim karena saya menghibahkan tanah untuk puskesmas. Saya ikhlas menghibahkan tanah tanpa dipaksa oleh pemerintah, saya senang bisa mendukung pembangunan di desa maupun Kabupaten Barito Timur karena pada tahun 2003 kita baru pemekaran kabupaten dan  pemerintah tidak punya anggaran untuk membeli tanah," kisah Edison.

Selain tanah untuk pendirian puskesmas, Edison juga mengaku secara bertahap menghibahkan sebagian tanah tempat pendirian SMP 4 Tamiang Layang, jalan desa serta jalan lingkar timur dan barat Tamiang Layang.

"Total ada 6 bidang tanah yang saya hibahkan, semua tanah milik saya sendiri bukan tanah warisan, hampir habis kebun karet saya, tapi saya pikir untuk apa juga saya pertahankan karena gak akan membuat saya menjadi kaya, lebih baik saya mendukung pembangunan agar daerah kita semakin maju dan bermanfaat untuk orang banyak," ucapnya.

Mantan Bupati Barito Timur, H Zain Alkim saat dikonfirmasi, Rabu, 25 Mei 2022, membenarkan pengakuan Edison. Menurutnya latar belakang penamaan Puskesmas Edison Jaar tidak terlepas dari ketulusan Edison dan keluarganya untuk menghibahkan tanah kepada Pemkab Barito Timur yang saat itu baru dimekarkan dari Kabupaten Barito Selatan supaya cepat berkembang dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Desa Jaar dan Kabupaten Barito Timur pada umumnya.

"Penambahan nama Edison pada nama Puskesmas Jaar sebagai bentuk respon dan penghargaan pemerintah daerah atas ketulusan keluarga Edison menghibahkan tanahnya," jelas Zain yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Barito Timur.

"Jadi sebagai kenangan kita namakan saja Puskesmas Edison jaar, kebetulan saat itu kita akan melaksanakan pembangunan puskesmas yang representatif untuk melayani masyarakat," imbuhnya.

Zain berharap dengan penamaan tersebut selalu terpatri dalam ingatan masyarakat Barito Timur tentang pengorbanan keluarga Edison serta menginspirasi generasi berikut untuk berkorban bagi pembangunan di daerah.

"Tapi pengorbanan dari masyarakat ini harus ada timbal balik dari pemerintah daerah juga dengan meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat karena saya lihat saat ini pelayanan kesehatan kepada masyarakat Barito Timur sangat buruk," katanya. 

 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT