Pemko Palangka Raya Utang Rp 130 Miliar untuk Bangun Infrastruktur
BORNEONEWS.CO.ID | 25/05/2022 11:40
Pemko Palangka Raya Utang Rp 130 Miliar untuk Bangun Infrastruktur
Penerapan marka jalan baru di traffic light Palangka Raya.

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama periode 2021 dan 2022 ini pembangunan infrastruktur, khususnya pengaspalan jalan di Kota Palangka Raya ada peningkatan yang signifikan.

Hampir semua jalan permukiman sudah diaspal, tapi program peningkatan infrastrukturnya ini hanya difokuskan untuk mengakomodasi usulan masyarakat di kelurahan padat penduduk.

Di antaranya Kelurahan Bukit Tunggal, Kelurahan Menteng, Kelurahan Palangka, Kelurahan Pahandut, Kelurahan Panarung, dan Kelurahan Langkai.

Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Albert Tombak menjelaskan untuk mempercepat program peningkatan infrastruktur jalan permukiman, maka pemerintah kota terpaksa harus berutang.

Dananya cukup fantastis yakni mencapai Rp130 miliar. Dana sebanyak ini digunakan untuk membiayai kegiatan dalam dua tahun anggaran dan diperkirakan pada pertengahan tahun ini sudah selesai.

Albert mengatakan dana Rp130 miliar ini berasal dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dana tersebut disalurkan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). 

"PT SMI ini merupakan BUMN milik pemerintah yang khusus memberikan pinjaman kepada pemerintah daerah dan dananya khusus untuk membangun infrastruktur," sebut Albert kepada Borneonews.co.id dalam beberapa kali kesempatan. 

Albert menambahkan jika pemerintah kota hanya mengandalkan kemampuan APBD, maka akan lambat dalam merespon usulan pembangunan infrastruktur yang disampaikan masyarakat. 

 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT