Wali Kota Palangka Raya Minta Swasta Bantu Korban Banjir
BORNEONEWS.CO.ID | 18/11/2021 19:54
Wali Kota Palangka Raya Minta Swasta Bantu Korban Banjir
Sejumlah Prajurit Korps Marinir TNI AL Pasmar 1 Jakarta menggunakan perahu karet di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu, 16 Januari 2021. Sebanyak 77 personil dari Prajurit Korps Marinir TNI AL Pasmar 1 Jakarta membawa 28 perahu karet serta perlengkapan lainnya melaksanakan misi kemanusian untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta pihak swasta terlibat dalam penanganan banjir. Terutama membantu warga terdampak yang saat ini banyak mengungsi.

"Kita berharap pihak swasta memaksimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu korban banjir di sini,” katanya, Kamis 18 November 2021.

Ia mengatakan penanganan banjir harus ditangani bersama dengan melibatkan semua unsur seperti halnya birokrat, TNI dan Polri dalam satu kesatuan pemerintah serta masyarakat dan pihak swasta.

"Sekecil apapun partisipasinya kalau digabung bisa menjadi kekuatan besar. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dibangun dalam melakukan langkah percepatan antisipasi penanganan banjir," ungkapnya.

Keterlibatan lembaga usaha diatur dalam Peraturan BNPB Nomor 12 Tahun 2014 tentang Peran Serta Lembaga Usaha dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Peraturan itu muncul sebagai mandat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Dengan demikian, swasta kini perlu mengubah paradigma dalam penanggulangan bencana. Swasta didorong tidak hanya berkontribusi melalui bantuan yang bersifat charity, tetapi juga membangun nilai soal kebencanaan dalam sistem organisasi. 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT