DPRD Pulang Pisau: Masyarakat agar Kreatif Kelola Lahan Tidur
BORNEONEWS.CO.ID | 17/08/2021 06:56
DPRD Pulang Pisau: Masyarakat agar Kreatif Kelola Lahan Tidur
Ilustrasi kekeringan/ sawah kering/kemarau. REUTERS/Nicholas Owen

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Masyarakat khususnya di wilayah Pulang Pisau (Pulpis) diminta agar bisa kreatif dan jeli dalam mengelola lahan tidur yang dimiliki. Masyarakat sebaiknya mulai berpikir untuk berinvestasi dengan menggarap lahan, apalagi pemerintah sudah melakukan berbagai program yang tujuannya untuk mendorong perekonomian rakyat.

“Kabupaten Pulang Pisau merupakan Kabupaten yang memiliki lahan tidur yang cukup luas, Sehingga potensi lahan yang ada dapat menjadi sumber perbaikan ekonomi masyarakat itu sendiri,” kata Ketua Komisi II DPRD Pulang Pisau Yoppy Satriadi.

Saat ini banyak perusahaan baru yang masuk di Kabupaten Pulang Pisau untuk berinvetasi, hal tersebut dapat mendukung produksi dari hasil lahan masyarakat yang ada, seperti industri tananam sengon, jabon dan sebagainya.

Lanjutnya, diperkirakan dari satu hektar lahan saja, selama empat tahun penanaman sudah bisa menghasilkan puluhan juta.

"Asalkan pengelolaan lahan tersebut dilakukan dengan serius. Saya yakin akan berhasil," ungkap legislator PDI Perjuangan itu.

Oleh karena itu, pembangunan pertanian menjadi prioritas utama yang ditetapkan sebagai salah satu sektor unggulan yang senantiasa mendukung arus perdagangan dan perputaran ekonomi, industri serta kepariwisataan di Pulpis.

“Saya berharap agar masyarakat benar-benar dapat mengelola lahan untuk baik itu pertanian atau perkebunan. Karena saya yakin dengan potensi lahan yang ada di Pulpis," tutupnya. 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT