Menengok Keindahan Danau Sari di Desa Sungai Bakau
BORNEONEWS.CO.ID | 01/08/2021 20:18
Menengok Keindahan Danau Sari di Desa Sungai Bakau
Ilustrasi - Sejumlah wisatawan memanfaatkan liburan dengan perahu mengelilingi hutan mangrove di aliran Sungai Rindu, Sembilangan, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018). (ANTARA FOTO)

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Desa Sungai Bakau terletak di Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan ternyata menyimpan keindahan alam yang luar biasa.

Jika selama ini banyak yang mengenal desa ini dengan potensi wisata pantainya, ternyata selain itu di desa yang banyak penduduknya bekerja sebagai nelayan dan pekebun ini memiliki potensi wisata lain yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi.

Danau Sari, merupakan salah satu danau yang hingga saat ini masih terjaga kelestariannya. Tempat ini masih sangat asri, bahkan banyak ada berbagai jenis ikan air tawar, sehingga menjadi surga bagi para pemancing.

Rokhman Permadi, salah satu pecinta alam asal Kuala Pembuang menuturkan untuk mengunjungi Danau Sari, pengunjung harus terlebih dulu naik perahu kecil atau klotok bermesin milik warga.

“Untuk sampai ke titik lokasi memerlukan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan,“ katanya, Minggu, 1 Agustus 2021.

Keindahan alam sepanjang perjalanan hingga sampai ke titik yang dituju membuat rasa lelah terbayarkan dengan menikmati sebuah karunia indahnya alam dari yang maha kuasa.

“Jika ingin mengembangkan potensi ini menjadi destinasi wisata susur danau, pemerintah desa harus memperhatikan akses masuk dan fasilitas pendukung lainnya," ungkapnya.

Beberapa fasilitas yang harus disiapkan atau di lengkapi, seperti  sarana perahu hingga pondok tempat persinggahan pengunjung.

“Wisata di Desa Sungai Bakau sebenarnya bisa diintegrasikan. Jadi wisatawan yang datang, tidak hanya di suguhi pesona pantai, tapi dapat pengalaman susur danau dan bisa di padukan dengan wisata kuliner seafoodnya, “ sarannya.

Sementara itu, Kurniawan Perangkat Desa Sungai Bakau menyampaikan di wilayah ini memiliki  ratusan danau salah satunya Danau Sari hingga danau paling ujung yakni Danau Bogam.

“Rencana ke depan danau di wilayah ini akan dikembangkan untuk tujuan wisata di samping terus berupaya menjaga kelestariannya, sebagai sumber air wilayah hilir, “ imbuhnya. 

Udin salah satu nelayan Desa Sungai Bakau sangat berharap keberadaan Danau Sari bisa dikembangkan untuk tujuan wisata.

“Dengan pengembangan wisata danau tentu akan membantu menambah penghasilan kami,  karena pengunjung bisa menggunakan jasa sewa perahu untuk bisa mengunjungi danau sambil mancing di lokasi, “ tandasnya. 

borneonews.co.id