Serang Warga dan Polisi Hingga Luka Parah, ODGJ di Kotawaringin Timur Dilumpuhkan dengan Timah Panas
BORNEONEWS.CO.ID | 10/02/2021 12:00
Serang Warga dan Polisi Hingga Luka Parah, ODGJ di Kotawaringin Timur Dilumpuhkan dengan Timah Panas
Seorang penderita gangguan jiwa yang dilumpuhkan karena menyerang aparat dan warga menggunakan parang, saat dibawa ke Puskesmas Cempaga

BORNEONEWS, Sampit - Seorang warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga dan anggota polsek setempat mengalami luka parah. Diduga keduanya diserang penderita gangguan jiwa menggunakan parang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore, 4 Januari 2021. Belum diketahui identitas warga yang menjadi korban dan polisi yang sempat diserang tersebut.

Informasi terhimpun, warga yang menjadi korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit. Korban mengalami luka parah di bagian wajahnya. Sedangkan polisi yang menjadi korban juga diberikan perawatan karena mengalami luka.

Adapun terduga pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa juga dibawa ke Puskesmas Cempaga karena terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

"Tadi ada warga dan polisi yang diserang. Mungkin karena polisi tidak ingin ada korban lainnya, sehingga kakinya dilumpuhkan," kata salah seorang warga sekitar.

Terduga pelaku penyerangan tersebut merupakan warga desa itu. Dan sudah lama diketahui masyarakat sekitar mengalami gangguan jiwa. Bahkan sudah beberapa kali hendak menyerang warga menggunakan senjata tajam. Namun warga sempat kabur.

Guna mencegah ada warga yang kembali diserang, penderita gangguan jiwa di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terpaksa dilumpuhkan oleh aparat kepolisian.

"Karena sudah menyerang polisi dan warga saat hendak diamankan. Sehingga menghindari ada korban lainnya, terpaksa penderita gangguan jiwa itu dilumpuhkan," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasat Reskrim AKP Zaldy Kurniawan, Kamis, 04 Februari 2021.

(MUHAMMAD HAMIM/B-11)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT