Hendak Menangkap Ular Cincin Emas, 4 Pemuda Tak Sengaja Bertemu Buaya, Hap! Lalu Ditangkap
BORNEONEWS.CO.ID | 19/01/2021 13:00
Hendak Menangkap Ular Cincin Emas, 4 Pemuda Tak Sengaja Bertemu Buaya, Hap! Lalu Ditangkap
Tiga pemuda Kumai tangkap buaya

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berniat mengevakuasi ular yang merasahkan warga pencari kerang, namun tidak sengaja sejumlah pemuda asal Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bertemu dengan buaya.

Mereka lalu menangkapnya di pinggir Sungai Kumai, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Minggu 17 Januari 2021 sekitar pukul 21.00 WIB.

Diaz yang ikut menangkap buaya berukuran 2 meter ini disebutkan jika penangkapan buaya ini bermula karena ketidaksengajaan. Lantaran saat itu niatnya mau mencari ular.

"Tadi malam saya bersama 3 teman, Heru, Hengky dan Ali berniat menangkap ular ekor cincin emas, namun saat proses pencarian malah bertemu buaya," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 18 Januari 2021.

Jadi niatnya mencari ular cincin emas itu mau menolong warga, lantaran ular meresahkan warga. Warga pencari kerang merasa takut bila digigit.

"Jadi mau kami kurangi populasi ular cincin itu, dipindahkan ke lain justru malah ketemu buaya," ungkapnya

Diaz melanjutkan kala itu kondisi air Sungai Kumai tengah mengalami pasang, sehingga buaya naik ke daratan untuk mencari makanan.

"Saat itu buaya berjalan di pinggir bekas galian excavator, lalu kami sergap dengan saya menangkap ekor dan teman saya lagi nangkap kepalanya. Daripada menggangu warga mending kami serahkan ke BKSDA," tutur Anggota Komunitas Reptil Kumai (Koperku) ini.

Rencananya buaya ini akan diserahkan kepada Petugas BKSDA SKW II Pangkalan Bun untuk kembali dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman warga.

"Selanjutnya hari ini diserahkan ke petugas supaya bisa dipindahkan ke tempat yang lebih baik," tambah Owner Diaz Barbershop itu.

Dia menduga buaya ini merupakan buaya viral beberapa waktu yang kerap menampakan diri di Sungai Kumai. (DANANG/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT