15 Jemaat Gereja di Palangka Raya Tepapar Covid-19 Usai Perayaan Natal
BORNEONEWS.CO.ID | 18/01/2021 15:20
15 Jemaat Gereja di Palangka Raya Tepapar Covid-19 Usai Perayaan Natal
Anggota Satgas Covid-19 Palangka Raya saat menyemprotkan disinfektan di rumah ibadah

BORNEONEWS, Palangka Raya - Transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya masih terus terjadi. Baru-baru ini, ada 15 jemaat salah satu gereja terkonfirmasi positif Covid-19 usai mengikuti kegiatan perayaan Natal pada akhir tahun 2020.

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan pada t27 Desember 2020 para jemaat melakukan open house perayaan Natal di rumah ibadah tersebut.

"Tim dari Dinas Kesehatan Kota mendapatkan laporan bahwa ada 20 orang jemaat yang mengalami masalah kesehatan, dimana gejalanya mendekati gejala klinis Covid-19. Jadi setelah dilakukan swab test, ternyata 11 di antaranya terkonfirmasi positif," tutur Emi, Minggu 17 Januari 2021.

Perkembangan selanjutnya 4 orang jemaat lainnya mengalami gejala yang sama dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terkonfirmasi positif, sehingga hingga saat ini, ada total 15 orang yang positif usai mengikuti kegiatan tersebut.

"Kita sudah lakukan disinfeksi di rumah ibadah tersebut. Juga sudah dilakukan penutupan dari segala kegiatan selama 14 hari hingga 31 Januari mendatang," bebernya.

Untuk itu Emi mengimbau agar masyarakat maupun pengelola rumah ibadah, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan melakukan asistensi kepada Tim Satgas sebelum melakukan kegiatan yang bersifat besar.

"Selalu terapkan prokes, dan pastikan semuanya telah diaplikasikan dengan benar sebelum melaksanakan dengan benar," katanya.

Emi juga meminta bagi masyarakat yang baru melakukan perjalanan keluar daerah, untuk sementara waktu menunda menghadiri pertemuan dan bagi warga yang memiliki gejala, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. (HENDRI/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT