Tabrak Lari Dua Mobil dan Dua Motor, Pemabuk Ini Bawa Mobilnya Kabur Lewat Komplek Lanud
BORNEONEWS.CO.ID | 29/12/2020 11:30
Tabrak Lari Dua Mobil dan Dua Motor, Pemabuk Ini Bawa Mobilnya Kabur Lewat Komplek Lanud
Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah menunjukkan mobil fortuner milik yang digunakan pelaku tabrak lari

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kejadian kecelakaan tabrak lari yang menggegerkan masyarakat Kota Manis Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ternyata diketahui pelakunya dalam kondisi mabuk akibat minuman beralkohol.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah dengan didampingi Kasat Lantas AKP Feriza Winanda Lubis mengatakan pelaku berinisial R (55).

Pelaku merupakan warga Jalan HM. Rafi'i, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan. Kejadian itu terjadi Minggu, 27 Desember 2020 sekitar pukul 17.00 WIB.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan bersama dua rekan pelaku yang ada di mobil itu, mereka mengakui telah meminum minuman keras merek anggur habis 4 botol," ujar Devy saat pres rilis, Senin 28 Desember 2020.

Devy menyampaikan pelaku tabrak lari selaku pengemudi roda empat jenis Toyota Fortuner warna hitam, nopol KH 1268 GP bernama RN (55), warga Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai.

Kasat menyampaikan adapun kronologisnya, toyota Fortuner yang dikemudikan oleh RN (55) dengan 2 orang penumpang berjalan di Jalan HM Rafii dari arah Pasar Palagan Sambi, sesampainya di Simpang Tiga Jalan HM Rafii, ia menabrak kendaraan roda dua jenis Honda Scoopy warna hitam nopol KH 5805 W yang dikendarai AU bagian roda depan.

Fortuner yang dikemudikan RN (55) sempat berhenti, namun kembali berjalan kemudian menabrak kendaraan roda empat jenis Toyota Innova warna metalik KH 1835 FC dengan bagian lampu belakang sebelah kanan yang dikemudikan J.

Namun pengemudi Fortuner RN (55) tetap melanjutkan perjalanan lalu menabrak kembali kendaraan roda dua jenis Honda Vario yang dikendarai D berboncengan dengan DP.

Selanjutnya menabrak kembali kendaraan roda empat jenis Mitsubishi Xpander warna hitam nopol D 1244 VBP yang dikendarai BY, pada bagian belakang hingga posisi terbalik dengan penumpang sebanyak 5 orang keluarganya.

Setelah terjadi tabrakan tersebut pengemudi Fortuner melarikan diri ke arah Jalan Iskandar melalui Komplek Lanud Iskandar Pangkalan Bun, kemudian pengemudi diamankan oleh anggota Lanud Iskandar Pangkalan Bun.

"Atas kejadian Laka tersebut mengakibatkan 3 orang korban mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di RSUD Sultan imanudin Pangkalan Bun. Alhmdulillah hasi pemeriksaan tim medis korban dalam kondisi baik dan semoga lekah pulih," tuturnya.

Devy menerangkan atas kejadian ini pelaku dijerat Pasal 310 ayat 2 jo Pasal 229 ayat 3 UU No 22 Tahun 2006 tentang LLAJ karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban mengalami luka ringan.

Serta juncto 312 Jo 231 ayat 1 huruf a,b dan c UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas dan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan atau tidak melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Terkait kerugian yang dialami korban masih dalam proses ya. Ini kasus masih berjalan," pungkasnya. (DANANG./B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT