Rekonstruksi Perampokan dan Pembunuhan Nenek Cahaya, Pelaku Masih Kerabat
BORNEONEWS.CO.ID | 20/11/2020 16:15
Rekonstruksi Perampokan dan Pembunuhan Nenek Cahaya, Pelaku Masih Kerabat

BORNEONEWS, Sampit - Hari ini Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Polsek Baamang melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan dan perampokan Nenek Cahaya. Dalam reka adegan tersebut, polisi menghadirkan pelaku. 

Saat ini reka ulang aksi pembunuhan dan perampokan tersebut masih berlangsung. Pelaku datang ke lokasi kejadian yakni di rumah korban yang berada di Jalan Baamang I, Kelurahan Baamang Hulu, Sampit. 

Dirinya dikawal ketat dengan tangan di borgol. Sedangkan pakaian yang digunakan sendiri yakni kaos biru tahanan polres Kotim, dan kopiah yang sering digunakan oleh tersangka pada saat tertangkap pada Minggu, 1 November 2020 lalu. 

Saat digiring aparat masuk ke dalam rumah korban, tersangka terlihat hanya tertunduk lesu. Tanpa ada melihat kiri kanan yang saat ini banyak masyarakat melihat. 

Belum diketahui berapa adegan yang di peragakan oleh pelaku. Karena saat ini, polisi masih melakukan proses rekontruksi tersebut, dengan disaksikan oleh jaksa dan pengacara yang mendampingi pelaku. 

"Reka ulang tersebut diperankan langsung oleh tersangka, dengan pengawalan ketat," kata Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasat Reskrim AKP Zaldy Kurniawan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT