Buaya-buaya di Lampuyang Mulai Menyerang Manusia Karena Habitat dan Makanan Mulai Berkurang
BORNEONEWS.CO.ID | 01/10/2020 10:40
Buaya-buaya di Lampuyang Mulai Menyerang Manusia Karena Habitat dan Makanan Mulai Berkurang
Korban serangan buaya saat diberikan perawatan tim medis, Senin, 28 September 2020.

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muksin, mengatakan bahwa terjadinya serangan buaya terhadap warganya, kemungkinan besar akibat habitat hewan tersebut sudah terganggu.

"Kemungkinan buaya serang manusia karena habitatnya terganggu, dan makanan alami juga sudah mulai keluar," ujar Muksin, Rabu, 30 September 2020.

Dirinya mengatakan, beberapa tahun lalu, buaya di Sungai Lampuyang memang sudah ada. Dan jauh sebelum maraknya serangan buaya di Sungai Mentaya. Namun saat itu, tidak ada warganya yang diserang oleh hewan tersebut.

Kemungkinan, karena saat itu makanan mereka masih banyak. Dan habitat mereka di danau-danau yang ada disekitaran desa mereka masih asri.

Namun beberapa tahun terakhir ini, buaya sudah mulai menyerang manusia. Bahkan pada 2020 ini, sebelum kakak beradik Isnawati dan Rama jadi korban. Seorang warga laki-laki juga lebih dulu diserang oleh hewan dilindungi tersebut.

"Jadi dalam tahun ini sudah dua kali terjadi serangan buaya," kata Muksin.

Dirinyapun berharap agar hal ini bisa menjadi perhatian pihak yang berwenang. Karena warga susah untuk dilarang beraktivitas di sungai. Apalagi, merupakan tempat mereka untuk mengais rezeki. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT