Kejaksaan Tahan Pak Kades dan Anggota Satpol PP, Diduga Terlibat Korupsi Penimbunan Jalan Desa
BORNEONEWS.CO.ID | 30/09/2020 10:50
Kejaksaan Tahan Pak Kades dan Anggota Satpol PP, Diduga Terlibat Korupsi Penimbunan Jalan Desa
Kepala Desa Tumbamg Liting Didie (pakai kemeja putih) digiring pihak Kejari Katingan masuk mobil tahanan.

BORNEONEWS, Kasongan - Kejaksaan Negeri atau Kejari Katingan melakukan penahanan terhadap dua terdakwa dalam perkara Tindak Pidana Korupsi atau Tipikor, Selasa, 29 September 2020.

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Katingan Yovandi Yazid melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Katingan Erfandy Rusdy Quiliem mengatakan, dua terdakwa ini tersangkut dugaan tindak pidana korupsi kegiatan penimbunan jalan di Desa Asem Kumbang Kecamatan Kamipang tahun anggaran 2017.

Keduanya ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas II A Palangka Raya terhitung sejak tanggal 28 September 2020 hingga 17 Oktober 2020.

Dua terdakwa itu masing masing atas nama Didie yang saat ini menjabat Kepala Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir, dan Kartiansyah, anggota Satpol PP Katingan.

“Iya benar, Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Katingan melakukan penahanan rumah tahanan negara terhadap kedua terdakwa selama 20 hari di Rutan Kelas II A Palangka Raya”. Ujar Plt Kepala Kejaksaan Negeri Katingan Yovandi Yazid melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Katingan Erfandy Rusdy Quiliem.

Menurut Erfandy, Didie merupakan Kepala Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan sedangkan Kartiansyah merupakan Pegawai Negeri Sipil atau ASN pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Katingan.

Penahanan terhadap kedua terdakwa merupakan lanjutan atau bagian dari pengembangan perkara atas nama terpidana Kendes Arisanto, mantan ASN Satpol PP Kabupaten Katingan yang telah divonis terbukti bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi Palangka Raya dan telah dieksekusi oleh Jaksa untuk menjalani Pindana penjara selama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan di Rutan Kelas II A Palangka Raya, tambah Erfandy. (ABDUL GOFUR/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT