Bikin Kerja Jadi Semangat Jadi Dalih Anggota DPRD Seruyan Konsumsi Narkoba
BORNEONEWS.CO.ID | 02/06/2020 09:40
Bikin Kerja Jadi Semangat Jadi Dalih Anggota DPRD Seruyan Konsumsi Narkoba
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat mengintrogasi ER yang mengaku sudah 10 kali beli sabu, Senin, 1 Mei 2020.

BORNEONEWS, Sampit - Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, berinisial ER (43) kini harus berurusan dengan hukum. Dia diringkus jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) karena terlibat narkoba. Menurut pengakuannya, memakai sabu karena sering melakukan perjalanan jauh.

"Biar semangat saat perjalanan jauh. Terutama Sampit-Kuala Pembuang," ujar ER saat diintrogasi Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin, 1 Mei 2020.

Dia juga mengaku mengonsumsi barang haram tersebut agar bisa semangat saat bekerja. Bahkan ia sudah 10 kali membeli sabu kepada tersangka EJ dan digunakan untuk diri sendiri.

"Sudah 10 kali saya beli sabu. Dan semua saya beli dengan KK," ujar ER.

Dirinya mengaku membeli barang tersebut di Sampit saja. Bahkan saat memakainya juga di Sampit. Dari pengakuannya ia hanya memakai saja. Tidak menjual narkoba tersebut.

Sementara, dari tangan ER sendiri, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 paket sabu yang beratnya 0,34 gram. Dirinya ditangkap bersama KK yang merupakan pengedar sabu, dan juga EJ sebagai tersangka bandar sabu.

"Pengakuan sementara, barang itu digunakan untuk diri sendiri. Namun masih kami dalami," kata Kapolres Kotim.

ER diringkus polisi bersama dua orang tersangka lainnya. Yakni KK sebagai pengedar dan EJ sebagai bandar. Mereka diringkus di suatu tempat saat akan bertransaksi. Dari tangan ER, diamankan 1 paket sabu seberat 0,34 gram. Sedangkan EJ sebanyak 26 paket dengan berat 6,69 gram.

"Ketiganya kami tangkap pada Minggu, 31 Mei 2020 sekitar pukul 13.30 WIB," tutur Kapolres AH Jakin.

Tertangkapnya ketiga tersangka sendiri bermula ketika polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka EJ sering mengedarkan sabu. Sehingga dilakukan penyelidikan dan mengetahui bahwa ada 1 pejabat legislatif yang terlibat.

Sehingga, Waka Polres Kotim langsung mengawasi penindakan dari Satreskoba dilapangan. Setelah itu, aparat langsung masuk ke sebuah rumah dan mendapati tersangka KK menyerahkan 1 paket sabu ke ER.

Seketika itu juga, ER membuang sabu tersebut ke bawah lantai rumah itu. Namun diketahui oleh aparat, sehingga dirinya tidak bisa mengelak dan dapat diamankan barang bukti tersebut.

Setelah itu, mereka kembali melakukan penggeledahan dengan disaksikan ketua RW setempat, dan mendapatkan 26 paket seberat 6,69 gram sabu di atap rumah tersebut, yang merupakan milik tersangka EJ.

Setelah menemukan barang bukti tersebut, ketiganya langsung dibawa ke Polres Kotim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terutama terkait dengan pemasok sabu untuk tersangka EJ. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT