Belajar Jarak Jauh di Kotim Tanpa Internet dan Siswa Tak Punya Telepon
BORNEONEWS.CO.ID | 20/04/2020 14:21
Belajar Jarak Jauh di Kotim Tanpa Internet dan Siswa Tak Punya Telepon

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini seluruh sekolah mulai tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diliburkan hingga 13 Juni 2020 akibat pandemi corona virus disease atau Covid-19.

Para anak didik wajib belajar jarak jauh yakni di rumah dengan tugas yang diberikan oleh guru. Namun dalam pembelajaran jarak jauh ini berbagai kendala telah dihadapi pihak sekolah, terutama sekolah yang berada di wilayah pedalaman Kotim.

Kendala yang dihadapi sendiri di antaranya tidak adanya jaringan internet dan orang tua anak ada yang tidak memiliki telepon android. Sehingga guru harus mengambil sejumlah trobosan agar tugas dari mereka bisa disampaikan dan siswa terpantau selama libur pandemi Covid-19 ini.

"Kalau siswa di perkotaan tidak ada kendala yang mendalam. Namun yang dipedalaman kendalanya yakni tidak adanya jaringan internet dan siswa tidak memiliki hendphone," ujar Bupati Kotim, Supian Hadi, Minggu, 19 April 2020.

Kondisi ini menjadi perhatiannya. Bupati meminta para guru bisa mencari trobosan lain agar tugas dan pembelajaran jarak jauh bisa tetap terlaksana. Salah satunya pemberian tugas secara manual dan juga memberikan buku paket untuk para siswa.

Pihaknya juga akan mempersiapkan buku paket untuk dibagikan kepada siswa, sehingga mereka tidak ketinggalan pelajaran selama libur pandemi Covid-19. 

"Yang pasti kami akan terus berupaya untuk mencari solusi terbaik terkait dengan pendidikan di Kotim ini salama pandemi Covid-19 dan mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu," katanya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT