Kakek Mardani Rela Jalan Kaki 4 Kilometer Menuju Kantor BPS Demi Mengisi Sensus Penduduk Online
BORNEONEWS.CO.ID | 25/02/2020 16:01
Kakek Mardani Rela Jalan Kaki 4 Kilometer Menuju Kantor BPS Demi Mengisi Sensus Penduduk Online

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Seorang kakek bernama Mardani yang kesahariannya hanya berjualan sayur di Pasar Pelita Hilir ini rela berjalan kaki menuju kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Murung Raya agar bisa mengisi data sensus penduduk secara online.

Dari tempatnya bekerja yakni Pasar Pelita Hilir hingga menuju Kantor BPS  berjarak 4 Km, namun itu tidak menjadi penghalang niatnya untuk memenuhi kewajibannya agar dia terdata pada sensus penduduk tahun ini. 

Ia mengaku langkahnya ini karena keterbatasan yang dimilikinya karena apa yang disosialisasikan oleh BPS tentang sensus online tidak bisa dilakukannya karena dirinya tidak memiliki gadget untuk mengakses internet.

"Jangankan hp yang canggih internet saja saya tak paham, maka dari itu kedatangan saya ke Kantor BPS ini untuk meminta bantuan kepada pegawai BPS karena saya mendengar diradio bahwa Kantor BPS bisa membantu saya untuk mengisi data sensus secara online," tutur Mardani, Selasa, 25 Februari 2020.

Saat tiba di Kantor BPS Mura dengan kondisi lelah dirinya langsung menemui pegawai BPS dan menyerahkan kartu keluarga beserta KTP yang dimilikinya kemudian lansung ditanggapi oleh BPS. 

"Jadi apabila seluruh keluarga saya sudah terdata pada sensus penduduk secara online tahun 2020 maka saya merasa beban moril sebagai warga negara Indonesia (WNI) khusunya Kabupaten Mura sudah terlaksana sehingga nama dan keluarga saya terdata didalam sensus penduduk tahun 2020 ini," ungkapnya lagi. (RIANSYAH/b-6) 

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT