Tenaga Honorer Curi Alat Musik Milik Gereja Terancam Dibui 5 Tahun
BORNEONEWS.CO.ID | 25/02/2020 15:30
Tenaga Honorer Curi Alat Musik Milik Gereja Terancam Dibui 5 Tahun

BORNEONEWS, TAMIANG LAYANG - Seorang tenaga honorer, TH alias An (31), Warga Desa Sarapat RT 03 Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur ditangkap polisi karenda dilaporkan mencuri alat musik milik gereja.

Kapolres Bartim AKBP Hafid Susilo Herlambang melalui Kapolsek Dusun Timur Iptu Syaifullah mengatakan, penangkapan pelaku pada Rabu 19 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah sebelumnya dilaporkan oleh Gatrianus bahwa alat musik milik gereja telah hilang.

"Alat musik jenis Keyboard hilang saat hendak digunakan pada persiapan natal di gereja Dusun Eba Raya," ucap Syaifullah, Kamis 20 Februari 2020 di Tamiang Layang.

Lanjut Syaifullah, dari hasil keterangan pelapor bahwa setelah kejadian pintu belakang Gereja tidak terkunci, dan atas kejadian tersebut mengalami kerugian sebesar Rp4.500.000. Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan dari beberapa saksi bahwa yang telah mencuri diketahui Tri Handayano.

Mengatahui pelaku pencurian dilakukan mediasi antara pihak gereja dengan hasil kesepakatan bahwa terlapor sanggup mengembalikan keyboard tersebut dalam waktu tempo satu bulan namun di ingkari terlapor dan meminta tambahan waktu sampai tanggal 6 Februari 2020 namun sampai tanggal 16 Februari 2020 terlapor juga tidak bisa menepati janjinya.

"Karna tidak kesepakatan diingkari sehingha di proses sesuai hukum yang berlaku," katanya. Akibat perbuatan pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (PRASOJO/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT