Anak Buah Naruto Bawa Sabu dan Ekstasi di Celana Dalam dari Madura ke Sampit, Terancam Dipenjara 11 Tahun
BORNEONEWS.CO.ID | 07/02/2020 15:40
Anak Buah Naruto Bawa Sabu dan Ekstasi di Celana Dalam dari Madura ke Sampit, Terancam Dipenjara 11 Tahun

BORNEONEWS, Sampit - Suryadi pembawa dan Ali Mudi Bakriyanto penerima sabu seberat 300 gram atau 3 ons dan ekstasi 20 butir atas suruhan napi kasus narkotika Narudi alias Naruto terancam hukuman 11 tahun penjara.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata jaksa Arie Kesumawati, sidang Jumat, 7 Ferbruari 2020.

Keduanya dianggap bersalah dijatuhi masing-masing denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara. Hakim memberi keduanya waktu sepekan melalui penasehat hukumnya Agung Adisetiyono mengajukan pembelaan.

Terdakwa diamankan, Jumat 25 Oktober 2018 sekitar pukul 08.00 WIB di area kedatangan Bandara Haji Asan Sampit. Saat itu Suryadi membawa narkoba dari Madura melalui bandara Juanda Surabaya.

Sabu dan ekstasi itu ditemukan di celana dalam terdakwa. Usai mengamankan terdakwa Suryadi petugas mengamankan Ali Mudi Bakriyanto, orang yang akan menerima narkoba itu atas perintah Narudi alias Naruto. Pengakuan keduanya sebelumnya mereka bukan kali pertama membawa dan menerima narkoba itu. Bahkan barang yang dibawa mereka sudah yang kelima kalinya. (NACO/B-6)

BORNEONEWS.COM


BERITA TERKAIT