Tak Bisa Bayar Cicilan Pertama Kredit Motor, Syukur Putuskan Curi Mixer Masjid
BORNEONEWS.CO.ID | 28/01/2020 14:50
Tak Bisa Bayar Cicilan Pertama Kredit Motor, Syukur Putuskan Curi Mixer Masjid
Syukur pencuri Mixer mesjid saat sidang di Pengadilan Negeri Sampit

BORNEONEWS, Sampit - Syukur (26) mengaku mencuri Mixer masjid karena kepepet tagihan pertama sepeda motornya.

"Saya ada cicilan motor, bulan pertama kurang Rp 200 ribu lalu saya bingung," kata terdakwa Senin, 27 Januari 2020 dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai Darminto Hutasoit.

Saat hari hujan, terdakwa mengaku berteduh di mesjid. Melihat kondisi sepi dan ada Mixer yang dianggap bisa dijual terdakwa mengambilnya.

"Setelah saya ambil lalu dijual Rp 250 ribu. Ketika dapat uang cicilannya saya bayar," ucap duda muda itu.

Terdakwa mengaku menjual Mixer itu dengan tukang service, Solekan yang dalam kasusnya itu sebagai saksi tersebut.

Terdakwa mengambil Mixer pada Jumat, 1 November 2019 sekitar pukul 14.00 WIB di masjid Al Kamal, Jalan Hasan Mansur, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Terdakwa kemudian menjual Mixer itu kepada tukang service seharga Rp 250 ribu. Hingga akhirnya pria tamat SMP itu akhirnya berurusan dengan hukum. (NACO/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT