Bagaimana Caranya Napi dari dalam Lapas Bisa Retas Akun Facebook, Lalu Melancarkan Aksi Penipuan?
BORNEONEWS.CO.ID | 14/01/2020 13:00
Bagaimana Caranya Napi dari dalam Lapas Bisa Retas Akun Facebook, Lalu Melancarkan Aksi Penipuan?

BORNEONEWS, Palangka Raya - Modus operandi yang digunakan Edo Purnama dalam melakukan penipuan terhadap puluhan korban melalui media sosial Facebook tidak patut dicontoh.

Di hadapan Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri dan sejumlah awak media, Edo menjelaskan bahwa awalnya dia meretas akun Facebook milik anggota TNI AD bernama Trianto Saputra.

BACA: Lapas Kelas IIA Palangka Raya Dukung Polisi Tindak Pelaku Penipuan

"Usai meretas saya membuat akun instagram seolah milik TNI dengan nama samaran Bargemestri," kisah Edo tanpa beban saat dihadirkan dalam rilis di Polresta Palangka Raya, Senin 13 Januari 2020.

Usai membuat akun instagram, Edo memasukan foto dan video kegiatan harian dari anggota TNI agar tidak dicurigai menipu.

"Setelah itu saya mencari pertemanan dan berkenalan dengan para korban yang merupakan perempuan seraya meminta nomor WhatsApp," kisahnya.

Setelah itu napi kasus pembunuhan dan penipuan ini mulai meminta sejumlah uang dari para korban dengan alasan akan dimutasi ke Palangka Raya.

"Setelah para korban percaya dan luluh akhirnya transaksi dilakukan melalui beberapa nomor rekening milik teman senasib di Lapas Kelas IIA Palangka Raya," ujarnya.

BACA: Polres Kobar Cari Pemilik Akun Facebook Wat Seng Yu karena Sebarkan Ujaran Kebencian

Menurut Kapolresta Palangka Raya, Kombes Dwi Tunggal Jaladri, terhadap puluhan korban, Edo menggunakan modus operandi yang sama.

"Untuk diwilayah Palangka Raya ada dua korban. Diperkirakan masih banyak. Ini masih kita lakukan pengembangan lebih lanjut," ujar kapolresta. (ARNOL/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT