Semuanya Gara-gara Miras, Lagi Sama-sama Mabuk Lalu Emosi, Keponakan Bacok Paman
BORNEONEWS.CO.ID | 03/01/2020 14:00
Semuanya Gara-gara Miras, Lagi Sama-sama Mabuk Lalu Emosi, Keponakan Bacok Paman
Ilustrasi penganiayaan

BORNEONEWS, Palangka Raya - Meneguk minuman keras secara berlebihan selalu membuat seseorang kehilangan kesadaran. Keseimbangan diri ini bisa berakibat pada tindakan anarkis atau kriminal lainnya.

Seperti yang dilakukan lelaki berinisial He. Ia nekat membacok pamannya sendiri Gu di Jalan Matal, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau, Selasa 31 Desember 2019.

Kapolsek Sebangau Iptu Wayan saat dikonfirmasi mengisahkan tindakan pembacokan terhadap Gu berawal dari kedatangan istri korban Er ketika pelaku dan korban sedang duduk meneguk minuman keras.

"Istri korban ini datang dan memarahi korban untuk tidak minum-minuman keras. Namun pelaku tidak menerima pamannya dimarahi sehingga kembali memarahi istri korban," jelas Kapolsek saat dihubungi awak media, Kamis 02 Desember 2019.

Melihat istrinya dimarahi, korban tidak menerima lalu memukul pelaku.

"Tidak puas dipukuli pelaku langsung berangkat ke rumahnya mengambil parang lalu kembali membacok korban," jelas I Wayan.

Akibat bacokan tersebut, dada dan telapak tangan korban mengalami luka bacok serius sehingga harus dilarikan ke RS Muhammadyah Palangka Raya.

Hendro, pelaku pembacok terhadap pamannya sendiri Gusti di Jalan Matal, Kota Palangka Raya hingga kini masih diburu oleh anggota kepolisian dari Polsek Sebangau.

"Pelakunya masuk daftar pencarian orang (DPO). Saat ini kita terus melakukan pencarian berdasarkan petunjuk dan keterangan yang diperoleh," ujar Kapolsek Sebangau Iptu I Wayan, Jumat 03 Januari 2020. (ARNOL/B-7)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT