Kasus Kematian Bocah SD di Katingan Kalteng, Polisi: Tak Terkait Tradisi Kayau
BORNEONEWS.CO.ID | 11/12/2019 12:50
Kasus Kematian Bocah SD di Katingan Kalteng, Polisi: Tak Terkait Tradisi Kayau
Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemenggalan kepala yang dilakukan pelaku, A (35) terhadap bocah SD di Desa Tumbang Mahup, Katingan Hulu, Kabupaten Katingan tidak ada hubungannya dengan kayau.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin, 9 Desember 2019.

"Ini tidak ada kaitannya dengan kayau ya. Ini kriminalitas murni dilakukan oleh pelaku yang berdasarkan informasi memiliki kelainan seksual," ujar Hendra.

BACA: Mayat Anak SD Ditemukan Tanpa Kepala di Katingan Hulu

Hendra menuturkan, dari 8 saksi yang diperiksa juga tidak ada yang memberikan keterangan terkait dengan kayau.

Mengingat peristiwa ini sebagai sebuah kriminal murni, pihak kepolisian Polda Kalteng meminta kepada masyarakat Kalteng untuk tidak mengaitkan dengan kayau.

"Ini juga sebuah edukasi kepada masyarakat kita di Kalteng bahwa peristiwa itu adalah sebuah kriminal murni dan saat ini sedang berproses secara hukum," jelasnya.

BACA: Usus Juru Parkir Terburai Ditikam Pengunjung Pasar Malam

Sekedar informasi, korban merupakan seorang bocah usia SD asal Katingan Hulu yang ditemukan tewas tanpa kepala. Dia dihabisi oleh A yang merupakan warga setempat usai dilecehkan secara seksual pada beberapa hari lalu. (ARNOL/B-7)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT