Polisi Palangkaraya Amankan 12 Ton Daun Kratom dari Kutai Kartanegara, Sejenis Narkotika?
BORNEONEWS.CO.ID | 15/10/2019 09:00
Polisi Palangkaraya Amankan 12 Ton Daun Kratom dari Kutai Kartanegara, Sejenis Narkotika?

BORNEONEWS, Palangka Raya - Petugas kepolisian Polresta Palangka Raya mengamankan 12 ton daun kratom. Barang yang diduga mengandung zat terlarang tersebut diangkut oleh dua buah truk.

"Malam tadi kita berhasil mengamankan 12 ton daun kratom yang sampai saat ini masih menjadi polemik. Diduga daun tersebut mengandung zat berbahaya dan sejenis narkotika," ujar Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul R. K Siregar, Senin, 14 Oktober 2019.

BACA: Kasus Korupsi Kas Daerah Kabupaten Katingan Senilai Rp 100 Miliar Akan Segera Berlanjut

Dalam kasus ini polisi jug mengamankan sopir dan kondektur truk. Mereka, yakni Za, Al, dan As. Polisi menangkap barang tersebut tersebut berawal ketika muatan truk melebihi kapasitas yang ditentukan.

"Awalnya ketika mereka melintas di Pos lalu lintas, petugas melihat muatannya ketinggian sehingga ditahan," ujar Kapolres. 

Lanjutnya, saat diperiksa ternyata dua truk tersebut membawa daun Kratom sebanyak 12 ton dari Kutai Kertanegara, Kaltim untuk dibawah ke Pontianak dan selanjutnya diekspor ke luar negeri. 

Sampai saat ini ketiga pembawa daun yang diduga berbahaya tersebut sudah diamankan di Mapolres Palangka Raya untuk menunggu proses selanjutnya.

Dua truk daun kratom yang diduga mengandung zat terlarang dan diamankan anggota Polresta Palangka Raya akan diekspor ke luar negeri.

"Dari hasil pengembangan katanya mereka membawa ke Pontianak kemudian nantinya diekspor ke luar negeri," ujar Kapolresta Palangka Raya AKBP Timbul R. K. Siregar, Senin 14 Oktober 2019.

Lanjutnya, daun yang sering digunakan sebagai obat penenang dalam dunia medis ini diambil dari Kabupaten Kutai Kertanegara, Kaltim.

Langkah ketiga pembawa daun yang masih menjadi polemik tersebut akhirnya terhenti saat petugas kepolisian mencurigai dari muatan yang melebihi kapasitas.

BACA: KPK Tetapkan Mantan Bupati Seruyan Tersangka Proyek Pelabuhan Segintung

"Dua sopir dan satu kondektur yang kita amankan yaitu Zainal, Alimurdin dan Asbar. Muatan mereka berupa daun krotom dimobil truk warna hijau tersebut ketinggian sehingga harus dihentikan," ujarnya. 

Seusai diamankan di Polresta Palangka Raya, ketiganya kemudian dilakukan pengecekan urine oleh petugas kepolisian. (ARNOL/B-6) 

BORNEONEWS.COM


BERITA TERKAIT