Gempa Lombok, Wisatawan di Tiga Gili Ramai-ramai Menyeberang ke Bali
BaliPost.com | 07/08/2018 11:30
Gempa Lombok, Wisatawan di Tiga Gili Ramai-ramai Menyeberang ke Bali
Tim penyelamat melakukan evakuasi wisatawan di Gili Terawangan. (BP/kmb)

LOMBOK, BALIPOST.COM -  Pemerintah telah dan terus mengupayakan pemberangkatan wisatawan domestik dan mancanegara, dari 3 Gili (Terawangan, Meno, Air) menuju Tanjung Benoa, Bali pasca terjadinya gempa Lombok pada Minggu 5 Agustus 2018. Kapal pertama yang sudah berangkat adalah Kapal Binaya yang membawa kurang lebih 600 wisatawan. “Saat ini, Bounty Cruise sedang dalam proses pemberangkatan sekitar 300 wisatawan, dan 1 tambahan kapal ASDP disiapkan untuk membawa sekitar 500 wisatawan lainnya yang masih bertahan di Gili Trawangan, jika harus berangkat malam ini,” kata Ketua Tim Crisis Center di Lombok, Guntur Sakti.

Kapal Binaya diperkirakan tiba di Tanjung Benoa, Bali pada pukul 23.00 Wita, Senin (6/8) dan Bali Tourism Hospitality (BTH) akan membantu memfasilitasi pengantaran wisatawan dari Tanjung Benoa menuju hotel menggunakan bus yang disiapkan oleh Kementerian Pariwisata.

Baca juga: Gelombang Tinggi, Nelayan Ujung Tak Melaut

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB M Faozal mengatakan, Tim SAR terus mengerahkan kapal-kapal kecil berkapasitas 20 orang. Kapal kecil tersebut untuk mengevakuasi wisatawan yang berada di pantai.

Karakter air di Gili Terawangan yang dangkal membuat Tim evakuasi tidak bisa mengerahkan kapal-kapal besar untuk mengevakuasi para wisatawan. “Wisatawan yang sudah berhasil langsung dibawa ke posko bencana. Kemudian akan dibawa ke Pelabuhan Lembar untuk diangkut ke Bali menggunakan kapal ferry. Ada juga yang diantar ke Bandara,” jelas Faozal.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Cabang Lembar yang melayani lintasan Lembar-Padangbai atau menghubungkan wilayah Lombok dan Bali, maupun di Cabang Kayangan juga beroperasi kembali. “Dari Kemenpar sudah mengirimkan bus untuk membawa wisatawan yang berhasil dievakuasi. Dari pelaku pariwisata juga banyak yang mengerahkan mobilnya untuk membantu,” jelasnya.

Baca juga:Gempa di Lombok, TNI Bangun RS Lapangan

Angkasa Pura (AP) I sebagai pengelola Bandara Lombok Praya (LOP) turut membantu dengan menyiapkan berbagai fasilitas khusus bagi para wisatawan yang sedang menunggu proses evakuasi. Beberapa fasilitas yang telah disiapkan di antaranya karpet sebagai alas istirahat, air mineral, makanan kecil, hingga selimut bagi lansia dan anak-anak.

BALIPOST.COM


BERITA TERKAIT