Wisatawan Tinggalkan Lombok, Bandara Internasional Lombok Beroperasi 24 Jam
BALIPOST.COM | 07/08/2018 11:15
Wisatawan Tinggalkan Lombok, Bandara Internasional Lombok Beroperasi 24 Jam
Wisatawan memperoleh keterangan di Tourist Information Center NTB saat proses evakuasi karena gempabumi. (BP/istimewa)

LOMBOK, BALIPOST.com – Usai Gempa Lombok yang mengguncang pada Minggu 5 Agustus 2018 lalu, wisatawan mulai beramai-ramai meninggalkan Pulau Lombok.

Tak hanya wisatawan asing, tapi juga wisatawan dalam negeri.  Tim Crisis Center Kemenpar telah tiba di Lombok untuk langsung berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura (AP) I dalam mengatasi kepadatan wisatawan di Bandara Internasional Lombok.

Menteri Pariwisata Arief Yahya segera meminta Staf Khusus Menteri Bidang Akses dan Infrastruktur Judi Rifajantoro untuk meminta maskapai kembali terbang ke Lombok, agar tidak ada penumpukan penumpang. “Kami akan terus memberikan informasi yang terkini, tentang segala situasi yang terjadi, terkait 3A. Akses, Amenitas dan Atraksi di Destinasi Lombok dan Bali,” ujar Menpar.

Baca juga:Bertambah, Korban Gempa di Lombok Mencapai 91 Orang

Informasi yang didapat Tim Crisis Center Kemenpar dari AP I, sudah ada dukungan 1 extra flight dari Garuda Indonesia (GA) dan 3 extra flight dari Lion Air. Mulai 6 Agustus 2018 hingga 3 hari ke depan, Bandara Internasional Lombok akan beroperasi 24 jam.

Judi Rifajantoro mengatakan, maskapai Garuda Indonesia (GA) mengoperasikan 7 penerbangan, dengan penerbangan terakhir pukul 24.00 WITA menuju Denpasar. Seluruh kursi telah terisi. “7 Agustus 2018 GA akan mengoperasikan 6 penerbangan, dengan keterangan 5 penerbangan sudah terisi penuh. Sedangkan, 1 penerbangan dengan pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 300 kursi masih dalam proses penjualan,” kata Judi.

Baca juga:Lima Unit Rumah Permanen di Desa Kelandis Rata Dengan Tanah

Sebagai informasi, getaran gempa 7.0 SR yang terjadi pada Minggu (5/8) dirasakan paling kuat dan berdampak parah di wilayah utara dan timur pesisir Lombok. Sedangkan di 3 Gili dan di Senggigi getaran tidak dirasakan kuat. Tidak ada laporan eksodus wisatawan dari Senggigi.

BALIPOST.COM


BERITA TERKAIT