Perempuan Bali Pertama Jadi Menteri, Ini Alasan Megawati Sodorkan Bintang Puspayoga ke Jokowi
BALIPOST.COM | 24/10/2019 09:00
Perempuan Bali Pertama Jadi Menteri, Ini Alasan Megawati Sodorkan Bintang Puspayoga ke Jokowi
Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024 berpose santai di Verdana Depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

DENPASAR, BALIPOST.com – I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga adalah nama ke-32 yang disebut Presiden RI Joko Widodo sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Istri dari mantan Menteri Koperasi dan UMKM, A.A. Ngurah Puspayoga ini dipercaya menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

BACA: Bintang Puspayoga, Perempuan Bali Pertama di Kabinet

Bintang yang sebelumnya tak masuk dalam bursa calon menteri dan tak terlihat datang ke istana, rupanya direkomendasikan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Bu Bintang kan orangnya polos, jujur, lurus, sopan, tidak neko-neko. Dia adalah salah satu wanita Bali dan itu wajar, dan juga itu memang rekomendasi dari Ibu Ketua Umum, Ibu Mega,” ujar Ketua DPP PDIP Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, I Made Urip dikonfirmasi via telepon, Rabu 23 Oktober 2019.

Menurut Urip, rekomendasi terkesan baru karena memang waktu yang cukup mepet. Selain itu, Bintang direkomendasikan menjadi menteri karena berhubungan dengan sejarah PDIP di Bali. Khususnya dengan Puri Satria yang merupakan asal dari suami Bintang, A.A. Ngurah Puspayoga. “Di Puri Satria sejarah partai itu, mulai dari zaman PNI, PDI, dan juga PDI Perjuangan,” jelas anggota DPR RI Dapil Bali ini.

Urip pun memberikan apresiasi kepada Presiden RI Joko Widodo karena telah memberikan penghargaan untuk Bali dengan memilih Bintang sebagai salah satu menteri dalam kabinetnya. Ditambah lagi, Bintang tercatat sebagai perempuan Bali pertama yang duduk sebagai menteri.

Di sisi lain, ia meyakini Bintang mampu mengemban tugasnya dengan baik lantaran telah memiliki pengalaman panjang di birokrasi. Termasuk pengalaman dalam menangani persoalan-persoalan yang berkaitan dengan perempuan. “Misalnya ketika Ibu Bintang mendampingi suami, itu betul-betul beliau mampu menjalankan tugas-tugas dengan baik. Jadi saya yakin, masyarakat Bali memberikan dukungan, dorongan supaya Bu Bintang sukses mengemban amanah tugas ini dengan baik,” tutupnya.

BACA: Bintang Puspayoga, Pencetus Tarian Maskot Kota Denpasar

Presiden RI Joko Widodo pada saat mengumumkan nama-nama menterinya sempat menyebutkan tugas-tugas yang menjadi “wilayah” Bintang. Yakni terkait peran perempuan dalam kewirausahaan, menghapus pekerja anak, serta mengatasi masalah-masalah kekerasan anak dan perempuan. (Rindra Devita/balipost)

BALIPOST.COM


BERITA TERKAIT