Tarif Masuk Objek Wisata Uluwatu dan Labuan Sait Ikut Naik
BALIPOST.COM | 03/07/2019 15:00
Tarif Masuk Objek Wisata Uluwatu dan Labuan Sait Ikut Naik

MANGAPURA, BALIPOST.com - Mulai 1 Juli 2019, kenaikan tarif masuk ke sejumlah objek wisata di Badung, Bali sudah diterapkan. Sampai hari ini, belum terlihat kendala di lapangan. Kenaikan tarif masuk itu antara lain diberlakukan di objek wisata kawasan luar Uluwatu dan Labuan Sait.

Menurut Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta, terkait kenaikan tarif masuk objek wisata, memang tidak berpengaruh kepada tingkat kunjungan. "Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi," katanya.

Bahkan seluruh stakeholders terkait maupun travel agent yang ada juga sudah diundang untuk sosialisasi ini. “Sebelum pemberlakuan, sudah dilakukan sosialisasi. Sehingga memang saat diterapkan, ini tidak ada kendala,” ujarnya.

BACA: Retribusi Kunjungan Wisatawan ke Nusa Penida Diberlakukan, Target Rp 18 Miliar Optimis Tercapai

Kenaikan tarif ini, kata Sumerta yang juga anggota DPRD Badung, memang wajar dilakukan. Karena menurutnya penyesuaian tarif ini sudah lama tidak dilakukan.

Meski demikian, dengan kenaikan tarif ini, ia meminta mesti dibarengi dengan peningkatan pelayanan. Pihaknya sangat berharap hal itu, termasuk juga peningkatan infrastruktur. “Dan dalam waktu dekat, hari Jumat ini, kami akan mengundang PUPR dan dinas pariwisata terkait dengan perbaikan infrastruktur di kawasan Uluwatu,” kata dia.

BACA: Badung Berlakukan Kenaikan tarif Objek Wisata

Pada pertemuan nanti, pihaknya akan membahas terkait dengan perbaikan infrastruktur termasuk juga terkait penyuntikan tebing Uluwatu yang mengalami keretakan. “Teknis terkait penyuntikan tebing, kami berharap bisa menjaga kesakralan dari pura Uluwatu. Kita juga akan berkoordinasi terkait dengan infrastruktur yang ada di Uluwatu,” katanya.

Sementara untuk objek wisata pantai Labuan Sait, akan diupayakan ada kegiatan lain selain aktivitas surfing. Hal itu untuk menambah atraksi serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Terkait penanganan sampah di kawasan pantai Labuan Sait yang memang sulit dilakukan karena sulitnya akses menuju pantai, untuk sementara waktu akan dilakukan dengan cara manual. Dari bawah, penanganan sampah akan dimasukkan ke dalam kantong, agar mudah untuk diangkut ke atas. (Yudi Karnaedi/balipost)


BERITA TERKAIT