2019, 7 RS Ini Terancam Berakhir Kerjasamanya dengan BPJS Kesehatan
BALIPOST.COM | 03/05/2019 11:34
2019, 7 RS Ini Terancam Berakhir Kerjasamanya dengan BPJS Kesehatan

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada 2019 ini, ada 7 rumah sakit di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Denpasar yang berakhir masa akreditasnya. Berakhirnya masa berlaku akreditasi RS berimplikasi pada berhentinya kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Baca juga: FAKULTAS TERTUA DI UNWAR CETAK SDM BERDAYA SAING GLOBAL

Adanya 7 RS yang terancam berhenti bekerjasama dengan BPJS Kesehatan ini diungkapkan Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Ni Made Adhe Sugi Windariani, Kamis (2/5). Ia memerinci sejumlah RS itu  adalah RS Surya Husadha, RSIA Harapan Bunda, Rumkit tingkat II Udayana, RS Mangusada, RS Kasih Ibu Tabanan, RS Bhakti Rahayu Tabanan, dan RS Bhakti Rahayu Denpasar.

Untuk RS Bhakti Rahayu Denpasar per 1 Mei, BPJS Kesehatan sudah melakukan pemberhentian kerjasama. Lantaran masa berlaku akreditas RS tersebut sampai 4 April.

Baca juga:  Pelabuhan Benoa Buka Pendaftaran Kapal Ikan

Namun mendapat rekomendasi dari Kemenkes sampai 30 April. Sedangkan RS lainnya masa akreditasi RS habis setelah Mei.

Oleh karena itu, peserta BPJS Kesehatan yang mendapat pelayanan disana, dialihkan ke RS lain. Sementara klinik Bhakti Rahayu yang merupakan PPK 1 tetap memberi pelayanan kesehatan pada peserta seperti biasa.

Kata Adhe, akreditasi merupakan syarat untuk bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Hampir seluruh RS di Bali sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. (Citta Maya/balipost)


BERITA TERKAIT