Tinggalkan Bali, Warga Rusia Masukkan Bayi Orang Utan ke Dalam Koper
BALIPOST.COM | 25/03/2019 14:00
Tinggalkan Bali, Warga Rusia Masukkan Bayi Orang Utan ke Dalam Koper

MANGUPURA, BALIPOST.com – Upaya penyelundupan seekor bayi Orang Utan berhasil digagalkan Aviation Security Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kejadian bermula ketika seorang penumpang, yang kemudian diketahui berinisial AZ, hendak terbang meninggalkan Pulau Dewata.

Sesuai dengan prosedur standar keamanan, penumpang berkewarganegaraan Rusia tersebut kemudian melewati pemeriksaan mesin X Ray, Prescreening check point di Terminal Keberangkatan Internasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Melalui hasil screening yang ditampilkan melalui layar mesin tersebut, personel Aviation Security mendeteksi tampilan gambar yang mencurigakan pada kopernya.

BACA JUGA: Peserta Seleksi Calon Polisi Dapat “Warning” Wakapolda

Setelah dilakukan pemeriksaan secara manual, petugas mendapati koper tersebut berisi satu ekor bayi orang utan yang dimasukkan ke dalam anyaman terbalut pakaian. Pada saat dibuka, diketahui orang utan tersebut sedang dalam keadaan terbius.

Selain itu, diketahui bayi orang utan tersebut tidak disertai dengan perizinan yang lengkap. Untuk keperluan investigasi, penumpang tersebut kemudian dilarang melanjutkan penerbangan. Ia pun diserahkan bersama barang bukti oleh unit Aviation Security Department kepada Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpasar, setelah sebelumnya dilakukan koordinasi dengan Balai Karantina Kelas 1 Denpasar dan BKSDA.

BACA JUGA: BNN Gandeng Tokoh Agama Perangi Narkoba

“Hal ini merupakan capaian dari kejelian petugas Aviation Security (Avsec) kita. Kami menjalankan sesuai regulasi, ketika petugas mendapati adanya barang cobtraband, Airport Security langsung berkoordinasi dengan Balai Karantina Kelas 1 Denpasar dan BKSDA,” jelas Arie Ahsanurrohim, Communication and Legal Section Head PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca selengkapnya di BALIPOST.COM


BERITA TERKAIT