Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Perumahan Polri
BALIPOST.COM | 12/03/2019 10:00
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Perumahan Polri
Kasus penyaniayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia diprarekonstruksi dengan menghadirkan tersangka Mohamad Chusen, Minggu (10/3).(BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus penganiayaan terjadi di Perumahan Polri Abian Timbul di Jalan Imam Bonjol No.326 B6-B7, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (26/2) lalu. Pasangan suami istri (pasutri), Hoo Sigit Pramono dan Dian Indah Permatasari (57), ditusuk pakai pisau serta dipukul menggunakan batang bambu. Akibat kejadian tersebut, Sigit meregang nyawa setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit dan kejadian ini baru dilaporkan ke Polsek Denbar, Jumat (8/3) lalu.

Setelah menerima laporan kasus tersebut, tim gabungan Polsek Denbar dan Resmob Polresta Denpasar dipimpin Kanit I Iptu Made Yudistira melakukan penyelidikan. Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, terungkap pelakunya yaitu Mohamad Chusen (36). Tersangka Chusen ditangkap di kampungnya di wilayah Jombang, Jawa Timur, Sabtu (9/3) lalu.

BACA JUGA: Dijanjikan Kerja di RS, Bidan Ditipu Seratusan Juta

Saat diinterogasi, pelaku yang kos di Jalan Segina, Denpasar ini, mengaku sakit hati karena diberhentikan menjadi buruh di proyek korban. Selanjutnya dia mempersiapkan pisau dan bambu untuk menganiaya kedua korban.

Selanjutnya pelaku mendatangi rumah mantan majikannya tersebut. Setibanya di sana, pelaku menyerang Sigit menggunakan pisau. Dia menusuk perut dan dada Sigit. Sedangkan Dian dipukul menggunakan bambu hingga tangannya patah.

BACA JUGA: Bayi Diserahkan ke Dinsos, Ada 12 Orang Calon Orangtuanya 

“Setelah melihat korban tidak berdaya, pelaku langsung kabur. Sedangkan warga di sana baru tahu kejadian itu setelah pelaku kabur. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Beberapa hari dirawat di rumah sakit, korban (Sigit) meninggal dunia,” kata sumber, Minggu (10/3).

Baca selengkapnya di BALIPOST.COM


BERITA TERKAIT