Keuntungan PI Blok Cepu 2020, PT ADS Terima Rp 80 M dan PT SER Rp 241 M
SUARABANYUURIP.COM | 13/06/2021 09:01
Keuntungan PI Blok Cepu 2020, PT ADS Terima Rp 80 M dan PT SER Rp 241 M
Keuntungan PI Blok Cepu 2020, PT ADS Terima Rp 80 M dan PT SER Rp 241 M

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) memperoleh keuntungan (Dividen) dari kerja sama penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu tahun 2020 sebesar US$ 5.653.481 atau setara Rp.80.562.107.815 (Kurs 1 US$ = Rp 14.250). Sedangkan mitranya, PT Surya Energi Raya (SER) memperoleh kuntungan USD 16.960.443,75 atau setara Rp 241.686.323.437.

Perbedaan perolehan pendapatan ini berdasarkan kesepakatan pembagian keuntungan yang tertuang dalam perjanjian para pemegang saham pada 2009.  Pembagian dividen dengan porsi menurut saham B sebesar 25% PT ADS, dan 75% untuk PT SER.

Presiden Direktur PT ADS, Lalu M Syahril Majidi mengatakan, total keuntungan PI Blok Cepu tahun 2020 sebesar US$ 23.199.120 atau setara Rp330.587.460.000. Namun dari jumlah itu dikurangi untuk dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) 2% sebesar US$ 463.802 atau setara Rp 6.609.178.500 dan dana cadangan 20% dari modal yang disetor sebesar US$ 112.393 atau setara Rp. 1.601.600.250. Sehingga laba bersih yang dibagi para pemegang saham sebesar US$ 22.613.925 atau setara Rp. 322.248.431.250 .

"Sesuai persentase pemkab 25% maka keuntungan yang diperoleh US$ 5.653.481 atau sekitar Rp.80.562.107.815," ujar Syahril kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (12/6/2021).

Menurut Syahril, pendapatan PT ADS dari PI Blok Cepu tahun 2020 ini mengalami penurunan sebesar 26% dibanding 2019 lalu yang mencapai Rp 106.500.000.000. Penurunan ini disebabkan harga minyak rata-rata U$ 45,33 per barel di 2020. Sehingga dengan skema bagi hasil berdasarkan rata-rata harga minyak di atas U$ 45 per barel, maka bagian lifting bersih PT ADS sebagai sesama KKKS Blok Cepu adalah hanya 26,7%. 

"Jika harga minyak turun di bawah U$ 45 per barel maka bagian PT ADS  35,7%. Sedangkan, posisi lifting relatif tetap antara 2019 dan 2020," kata Syahril.

Dikatakan, total lifting 2020 sebesar 1.121.297 barel dan lifting 2019 sebanyak 1.186.203 barel. Artinya volume penjualan terjadi penurunan 5,47%. 

"Meski tidak terlalu banyak tapi harga yang turun," ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, di tahun 2020 terjadi kenaikan pendapatan non operasional dari bunga deposito dari US$ 1,3 juta menjadi US$ 1,67 juta. Meskipun jumlah dana yang didepositokan mengalami penurunan 44% akibat penarikan saham seri C dan dividen tahun 2018.

Syahril menjelaskan, rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Rabu (9/6/2021) kemarin, memutuskan beberapa hal. Di antaranya pembagian laba dikurangi CSR dan dana cadangan, serta tindak lanjut rekomendasi laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2020. Yakni menyepakati perubahan komposisi saham Pemkab 51 persen dan PT SER 49 persen, dan perubahan AD/ART.

"Maksud dan tujuan untuk penyesuaian jumlah direksi dan komisaris sesuai AD/ART akibat penarikan saham seri C," ungkapnya. 

Selanjutnya direksi mengajukan perubahan RKA sebagai kajian hukum dan ekonomi terhadap laba komulatif. Juga, kata dia, menyusun indeks kepuasan masyarakat dan menyusun kajian bisnis terhadap komposisi saham dengan kantor jasa penilai publik (KJPP) serta standar ISO.(jk)