Jumlah Alokasi Pupuk Bersubsidi Bagi Petani di Bojonegoro Turun
SUARABANYUURIP.COM | 13/04/2021 20:46
Jumlah Alokasi Pupuk Bersubsidi Bagi Petani di Bojonegoro Turun
Jumlah Alokasi Pupuk Bersubsidi Bagi Petani di Bojonegoro Turun

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Alokasi pupuk bersubsidi untuk petani pada 2021 mengalami penurunan. Penurunan alokasi itu, karena masih tergantung pada anggaran dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas pertanian (Disperta) Bojonegoro Tatik Kasiati mengatakan, alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan. Apalagi, alokasi pupuk bersubsidi belum memenuhi usulan yang diajukan.

"Misalnya pupuk diusulkan 72.342 ton yang diterima hanya 52.324 ton. Sehingga, yang diterima tidak sesuai yang diusulkan," katanya, Selasa (13/4/2021).

Dia menjelaskan, alokasi pupuk bersubsidi untuk petani pada 2021 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. Misalnya pupuk jenis SP tahun ini hanya dialokasikan 2.439 ton. Padahal, pada 2020 lalu pupuk jenis ini dialokasikan 7.640 ton.

"Ada beberapa jenis pupuk alokasinya menurun dibandingkan dengan tahun lalu," jelasnya ditemui di kantor.

Tatik mengatakan, seperti alokasi pupuk jenis NPK tahun ini juga berkurang yang sebelumnya 42.651 ton kini menjadi 40.619 ton. Namun, untuk pupuk jenis ZA alokasinya meningkat dari 18.439 menjadi 21.768 pada 2021 ini.

"Sedangkan, untuk pupuk jenis urea juga 59.576 ton menjadi 61.156 ton. Ada peningkatan, sebab rerata petani menggunakan pupuk jenis itu," ungkapnya.(jk)