Kontrak Pembangunan Jargas Bojonegoro Diteken
SUARABANYUURIP.COM | 11/04/2021 21:33
Kontrak Pembangunan Jargas Bojonegoro Diteken
Kontrak Pembangunan Jargas Bojonegoro Diteken

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Kontrak pembangunan jaringan gas rumah tangga (Jargas) sebanyak 10.000 sambungan rumah (SR) untuk Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diteken. Penandatangan kontrak ini merupakan tahap III yang terrdiri dari tiga paket dengan jumlah total 44.461 sambungan rumah (SR).

Ada enam lokasi lain yang menjadi sasaran pembangunan jargas, selain Kabupaten Bojonegoro. Rinciannya, Kabupaten Wajo 5.750 SR, Kabupaten Banggai 5.005 SR, Kabupaten Kabupaten Lamongan 5.935 SR, Kota Mojokerto 5.699 SR, Kabupaten Mojokerto 5.935 SR dan Kabupaten Jombang 6.137 SR.

Penandatanganan pembangunan jargas tahap III berlangsungdi Gedung Ibnu Sutowo, Kuningan, Jakarta, Jumat (9/4/2021). Niilai kontrak yang ditandatangani sebesar Rp 372,134 miliar. Dengan penandatanganan tersebut, berarti seluruh kontrak pembangunan jargas tahun ini yang dibagi dalam 10 paket telah diteken.

Penandatanganan kontrak pembangunan jargas tahap III disaksikan Sesditjen Migas selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Alimuddin Baso, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Noor Arifin Muhammad, serta pejabat terkait lainnya.

Untuk diketahui, pada tahun ini pemerintah melalui dana APBN akan membangun jargas sebanyak 120.776 SR di 21 kabupaten/kota. 

Kontrak tahap I telah ditandatangani pada 10 Maret 2021 untuk 5 paket jargas senilai Rp 467,791 miliar sebanyak 60.875 SR. Perinciannya, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Timur sebanyak 11.526 SR. Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon sebanyak 8.273 SR, serta Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo sebanyak 17.506 SR.

Wilayah lainnya adalah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan sebanyak 12.753 SR, serta Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo sebanyak 10.817 SR.

Sedangkan kontrak tahap II, diteken 15 Maret 2021 senilai Rp 137,13 miliar untuk membangun 15.440 SR. Jargas dibangun di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang sebanyak 8.541 SR, serta Kabupaten Banyuasin sebanyak 6.899 SR.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA, Alimuddin Baso dalam penandatanganan kontrak tahap III ini, meminta agar para pelaksana menjaga mutu dan kualitas, serta memperhatikan tata waktu. 

"Dalam melaksanakan tugas tetap menjunjung profesionalitas, amanah dan menjaga integritas," kata dia mengingatkan dikutip dari laman resmi Ditjen Migas.

Program pembangunan jargas adalah salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang mendukung diversifikasi energi. Program ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan potensi gas bumi melalui pipa untuk sektor rumah tangga. 

Pembangunan jargas bertujuan memberikan akses energi kepada masyarakat, menghemat biaya bahan bakar untuk memasak, membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan dan mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG untuk rumah tangga.

Program ini telah dilaksanakan Kementerian ESDM c.q Ditjen Migas sejak tahun 2009 dan sampai dengan saat ini total telah terpasang 535.555 SR. Target pembangunan jargas berdasarkan RPJMN sebesar 4 juta SR pada tahun 2024.

Sebelumnya, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro M. Farid Naqib menyampaikan, 10 ribu SR jargas ini akan diperuntukan bagi warga tidak mampu di tiga kecamatan yakni Bojonegoro, Ngasem dan Gayam. 

Farid menjelaskan, untuk penempatan regulator sector (RS) dan Metering Regulator System (MRS) jaringan gas bumi untuk rumah tangga tersebar di tiga kecamatan. Tiga kecamatan itu meliputi Kecamatan Bojonegoro terdiri penempatan MRS tepatnya di dinas perdagangan (disaat) masuk Desa Tikusan, RS SDN Sukorejo, RS Kantor Kecamatan Bojonegoro tepatnya di Jalan Pemuda, RS - 3 SMPN, dan RS Kantor BPMD.

Di Kecamatan Gayam penempatan MRS berada di samping Tien - In, jalur pipa Gresem masuk Desa Beged, RS halaman Kantor Desa Beged, RS pinggir lapangan Desa Mojodelik, RS belakang Kantor Desa Gayam, halaman Puskesmas Gayam, dan halaman Kantor Desa Ringintunggal.

"Sedangkan, untuk Kecamatan Ngasem ada dua penempatan jargas yakni halaman Kantor Desa Bandungrejo, dan halaman kantor Desa Jelu," kata Farid.(suko)