Tiang Penyangga Proyek Jembatan Jateng-Jatim di Atas Bengawan Solo Ambruk
SUARABANYUURIP.COM | 07/09/2020 17:10
Tiang Penyangga Proyek Jembatan Jateng-Jatim di Atas Bengawan Solo Ambruk
SEMPAT AMBRUK : Pekerja kembali melanjutkan pekerjaan pembangunan jembatan Jateng - Jatim yang melintas di atas Bengawan Solo.

SuaraBanyuurip.com, Blora - Konstruksi besi bangunan tiang penyangga proyek pembangunan jembatan di atas Sungai Bengawan Solo penghubung Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur- Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ambruk. Tali baja penyangga besi ada yang putus.

"Sehingga beban tidak merata dan besi ambruk," ujar Pelaksana PT Dwi Ponggo Seto, Wartum Udin kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (6/9/2020).

Menurutnya, tiang penyangga ambruk terjadi pada Kamis (3/9/2020) sekira pukul 10.00 WIB. Perbaikan langsung dilaksanakan pada hari itu juga pukul 13.00 WIB.

"Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.  Pekerja yang dilokasi selamat semua," ucapnya. 

Pekerjaan pembuatan pilar atau tiang penyangga sekarang ini masih berlanjut. Pengecoran ting siap dilaksanakan. 

"Tinggal finishing dan siap cor nanti sore," jelasnya.

Pembangunan jembatan ini menghubungkan Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro-Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Pembangunan ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2020. 

Anggaran pembangunan jebatan menggunakan APBD Bojonegoro tahun 2020, dengan pagunya Rp. 97.632.864.000. Sedangkan proyek peningkatan jalan sepanjang 412 meter x 7 meter penyambung jembatan di Desa Medalem, menggunakan APBD Blora tahun 2020 sebesar Rp 8.251.938.0000. Megaproyek ini dikerjakan oleh PT Dwi Ponggo Seto dari Yogyakarta.(ams)

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT