ODP Corona Wilayah Proyek Gas JTB Bertambah 2 Orang
SUARABANYUURIP.COM | 06/04/2020 23:32
ODP Corona Wilayah Proyek Gas JTB Bertambah 2 Orang
ODP Corona Wilayah Proyek Gas JTB Bertambah 2 Orang

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di wilayah ring satu proyekUnitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bertambah dua orang, Senin (6/4/2020). Jumlah ini meningkat dar hari sebelumnya satu orang. 

ODP adalah seseorang yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah zona merah atau terjangkit Virus Corona atau Covid-19. 

"Hari ini ada tambahan ODP baru sebanyak 3 orang di Kecamatan Ngasem, Temayang dan Tambakrejo," ujar Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Wheny Dyah, dalam grafik harian dan peta sebaran Covid-19, Senin (6/4/2020).

Hingga hari ini jumlah komulatif ODP di Bojonegoro sebanyak 104 orang. Dari jumlah itu yang lepas atau selesai masa pemantauan sebanyak 51 orang, dan masih dalam pemantauan 53 orang.

Ke 53 ODP tersebar di 18 kecamatan. Mereka menjalani karantina secara mandiri di masing-masing rumahnya dengan pemantauan tim gugus percepatan penanganan corona selama dua pekan atau 14 hari. 

Dari 18 kecamatan sebaran corona, terbanyak berada di Kecamatan Dander Dander sejumlah 10 orang, disusul Kedungadem 8 orang, Baurno 5 orang, serta Padangan, Bojonegoro dan Temayang masing-masing 4 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin, mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktifitas di luar rumah. Imbauan tersebut sesuai arahan Pemerintah melalui Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Nasional berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

"Kami minta masyarakat mengikuti gerakan tersebut, sebagai salah satu langkah preventif memutus rantai Covid-19. Tetap di rumah saja, jaga jarak, dan sering cuci tangan," pesannya.(suko)