Tak Seperti Keraton Agung Sejagat, Keraton Jipang di Blora Kelanjutan dari Trah Arya Penangsang
SUARABANYUURIP.COM | 20/01/2020 09:40
Tak Seperti Keraton Agung Sejagat, Keraton Jipang di Blora Kelanjutan dari Trah Arya Penangsang

SuaraBanyuurip.com, Blora - Masyarakat di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, belum banyak yang mengetahui bangkitnya Keraton Jipang. Di era abad 15, Keraton Jipang merupakan pusat kerajaan, dan pernah berjaya pada masanya. Seiring berjalnnya waktu, Keraton Jipang hanya tinggal nama dan puing peninggalan.

Melalui garis keturunan, Keraton Jipang didirikan kembali pada lima tahun lalu. Namun belum ada wujud fisik kerajaan. Meski begitu, keraton Jipang sudah memegang legalitas dari pemerintah dalam bentuk badan hukum yayasan. Alamat Yayasan Keraton Jipang berada di Desa Kentong, Kecamatan Cepu.

Yayasan Keraton Jipang berdiri tahun 2014. Kemudian sebagai tenda kebangkitannya, diadakan gelar budaya Keraton Jipang pada tahun 2016, di wilayah Kecamatan Cepu.

Pangeran Raja Adipati Arya Jipang II, Barik Barliyan, menuturkan, Jipang merupakan sebuah Kerajaan vazal (bawahan) Kerajaan Demak. Pendiri Kerajaan Demak Raden Fatah merupakan menantu dari Bhre Lasem Pangeran Wironegoro yang dalam sejarah babad tanah jawi sering pula disebut sebagai Penguasa Jipang.

Dia menjelaskan, nama Jipang banyak muncul dalam catatan sejarah karena penguasanya, Arya Penangsang. Yang lebih dikenal dengan nama Arya Jipang. Merupakan Sultan Demak ke 5, dan telah dibunuh oleh Pasukan perusuh kiriman adipati Pajang Jaka Tingkir (Hadiwijaya) guna merebut tahta Demak lalu mendirikan Kerajaan Pajang.

"Ini terjadi pada tahun ke 8 setelah mangkatnya Mukmin Sunan Prawoto Sultan Demak 4 yang sempat bertahta lebih kurang 1 tahun," kata dia.

Barik menceritakan, tahun 1546 - 1547 pada masa Arya Penangsang menjadi Sultan Demak 5. Ibu kota Kerajaan/ Kesultanan Demak yang semula oleh Mukmin dari Bintoro dipindahkan ke Prawoto (Pati), yang masa itu dikenal dengan sebutan Demak Prawoto oleh Arya Penangsang dipindahkan lagi ke Jipang. Sehingga, pada masa itu di kenal dengan sebutan Demak Jipang

"Wilayah Kerajaan Jipang meliputi Kabupaten Blora, Pati Lasem Rembang, dan Kabupaten Bojonegoro," jelasnya.

Nama Jipang, lanjut dia, yang disebut masyarakat biasanya dengan 'Jipang Panolan'. Ini adalah dua daerah yang berbeda. Desa Jipang menjadi bagian Kecamatan Cepu, sedangkan Desa Panolan masuk wilayah Kecamatan Kedungtuban, keduanya bagian dari Kabupaten Blora.

Barik Barlian, yang mengaku berada dalam garis keturunan Arya Mataram atau saudara laki-laki Arya Penangsang, menjelaskan, bahwa semasa Arya Penangsang berkuasa nama Jipang tanpa Panolan.

Nama Jipang Panolan, kata dia, adalah nama semasa Jipang di kuasai Kerajaan Pajang sebagai kadipaten penuh. Dimana pusat Pemerintahan yang semula di Kotaraja Jipang dipindahkan ke Desa Panolan.

"Sejak itulah Jipang menjadi Kadipaten dengan nama Kadipaten Jipang Panolan," katanya. B

arik menegaskan, berdirinya kembali Keraton Jipang ini bukan untuk membuat sitem pemrintahan baru seperti di Purworejo. Namun ingin melestarikan tradisi dan warisan budaya leluhur.

Komplek Makam Keluarga Gedong Ageng dan Pendopo Kadipaten Jipang

Di Desa Jipang terkenal terdapat sebuah komplek makam keluarga Gedong Ageng dan Pendopo Kadipaten Jipang. Di area inilah biasanya banyak dikunjungi oleh para peziarah yang ingin mengetahui lebih dekat kisah Arya Penangsang dan Kadipaten Jepang.

Makam tersebut dibangun kembali oleh pemerintah Kabupaten Blora sebagai cagar budaya. Makam Gedong Ageng adalah petilasan tempat Arya Penangsang dahulu sering berziarah dan menyepi mengenang leluhur. Sementara itu, pendopo baru sekarang diperkirakan tempat dimana pendopo kadipaten Jipang pada masa lalu berdiri.

Sementara, Ketua Yayasan Keraton Jipang, Kushariyadi, menyampaikan, untuk sekarang ini belum ada kegiatan di yayasan yang dipimpinnya. Hanya saja nanti pada bulan Februari akan dilaksanakan Seminar yang diselenggarakan para penggemar keraton Jipang.

"Untuk sementara belum ada kegiatan. Kalau di yayasan juga kosong. Kadang-kadang aja kalau ada kegiatan," ujarnya dikonfirmasi terpisah.

Kapala Desa Jipang, Ngadi, tidak banyak memberikan tanggapan. Karena memang tidak ada kegiatan. "Yayasannya ada di Desa Kentong. Bukan di Desa Jipang," ucapnya.

Kepala Desa Kentong, Muntahar membenarkan jika alamat Yayasan Keraton Jipang berada di desanya. "Di dukuh Balong Desa Kentong. Yang ada angkringannya kanan,” pungkasnya.(ams)

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT