Komisi B Akan Evaluasi Sektor Wisata Dander Water Park
SUARABANYUURIP.COM | 22/10/2019 20:44
Komisi B Akan Evaluasi Sektor Wisata Dander Water Park
Komisi B Akan Evaluasi Sektor Wisata Dander Water Park

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan salah satu strategi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) selain mengandalkan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (Migas) adalah meningkatkan sektor pariwisata. 

"Sebenarnya kita sudah sering sekali bicara soal pariwisata sebagai salah satu exit strategy ketergantungan kita terhadap Migas," ujar Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, Selasa (22/10/2019). 

Pihaknya mengaku, hingga kini belum mendapatkan update terbaru pendapatan dari wisata Dander Water Park tahun 2019. 

Dander Water Park merupakan salah satu wahana wisata yang diandalkan Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Data dari Badan Pendapatan menyebut, tahun ini pendapatan dari wisata air itu sebesar Rp.400 juta dari target Rp.700 juta. 

"Kita belum tahu pendapatan Dander Park 2019 karena juga sedang progres," imbuh politisi asal Partai Gerindra. 

Tapi jika disampaikan belum memenuhi target, kata Sally, dulu sebelum wahana dibangun, pendapatannya jauh lebih kecil yakni kurang dari Rp100 juta. Kemudian, berangsur meningkat setelah adanya revitalisasi tahun 2015 yang menelan anggaran Rp.6,5 miliar dan tahun 2016 sebesar Rp.4,7 miliar. 

"Namun, untuk mengandalkan Dander Water Park sebagai sektor unggulan dibidang pariwisata, memang banyak yang harus disiapkan," ungkapnya. 

Persiapan itu mulai dari fasilitas utama tempat wisata, fasitilitas penunjang, infrakstruktur jalannya, Sumber Daya Manusia (SDM) pengelolanya, yang  seharusnya terencana dengan rinci dalam blue print pariwisata dan Riparda (Rencana Induk Pengembangan pariwisata) yang sampai sekarang sepertinya juga belum rampung dibahas. 

"Itu harus selesai dulu, ibarat itu kitab-nya tidak bisa asal gelontorkan dana besar tanpa perencanaan yang matang. Kita bersama-sama akan mengevaluasi hal ini," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Amir Sahid, mengaku, tahun ini tidak ada anggaran untuk peningkatan fasilitas di Dander Water Park. 

"Tidak ada anggaran untuk Dander Water Park tahun ini," ujarnya singkat. (rien).