SKK Migas Sebut Lapangan Kedung Keris Produksi Desember 2019
SUARABANYUURIP.COM | 21/10/2019 22:40
SKK Migas Sebut Lapangan Kedung Keris Produksi Desember 2019
SKK Migas Sebut Lapangan Kedung Keris Produksi Desember 2019

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), menyebutkan, proyek pemasangan pipa di Lapangan Kedung Keris, Blok Cepu, telah selesai dilakukan.

"Insya Allah, Bulan Desember 2019, Lapangan Kedung Keris sudah bisa berproduksi," kata Kepala Perwakilan SKK Migas, Jabanusa, Nurwahidi, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (21/10/2019).

Lapangan migas yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), itu akan menyokong produksi hingga 235 ribu barel per hari (Bph).

"Lapangan Kedung Keris akan menambah produksi Blok Cepu antara 230 ribu Bph sampai 235 ribu Bph nantinya," imbuh pria ramah ini.

Oleh sebab itu, SKK Migas beserta KKKS terus memproses revisi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Blok Cepu. Proses itu akan melibatkan Pemkab Bojonegoro dan masyarakat sekitar.

"Kita terus proses revisi Amdalnya," tegasnya.

Disinggung besaran maksimal produksi di Blok Cepu, pria berkacamata minus ini mengaku tiap tahun dilakukan evaluasi oleh EMCL.

"Kalau itu, kami tidak bisa berpendapat. Hanya saja, target yang sekarang harus dipenuhi ya sebesar 235 ribu Bph," pungkasnya.

Saat ini Blok Cepu menjadi tulang punggung  produksi minyak bumi nasional. Dari data SKK Migas, realisasi produksi minyak siap jual (lifting) ExxonMobil Cepu Ltd di Blok Cepu hingga semester I 2019 mencapai 216.761 barel minyak per hari (bopd) atau 100% dari target lifting APBN.

Dari data menyebutkan, produksi Lapangan Migas yang berpusat di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro ini mampu memproduksi minyak sebesar 5000 Bph hingga 10.000 Bph. (rien)