Oktober, Harga Minyak Mentah Sumur Tua di Bojonegoro Naik Rp 320 per Liter
SUARABANYUURIP.COM | 11/10/2019 16:29
Oktober, Harga Minyak Mentah Sumur Tua di Bojonegoro Naik Rp 320 per Liter
Ongkos Angkut Minyak Mentah Sumur Tua Naik Rp188,98/liter

SuaraBanyuurip.com, Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) menyatakan, harga minyak mentah yang diterima dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu naik setelah mengalami penurunan pada Bulan September 2019 lalu.

“Bulan September harga minyak hanya Rp3.200 per liter dengan produksi sekitar 200 barel per hari,” kata Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, saat dihubungi Suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu.

Namun, di Bulan Oktober 2019, harga berubah lagi dan mengalami kenaikan yakni sebesar Rp3.520 per liter dengan produksi sebesar 300 barel per hari. Jumlah itu sama dengan harga minyak mentah dari sumur tua yang diberikan kepada beberapa BUMD dan KUD yang masuk Wilayah Kerja Pertambangan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu seperti PT Blora Patra Energi, PD Aneka Tambang, PD Purwa Aksara, KUD Wargo Tani Makmur, dan KUD Unggul.

“Memang, saat hearing dengan Komisi B beberapa waktu lalu turun, tapi kan ada perubahan terus. Seperti bulan ini, naik menjadi Rp3.520 per liter sama dengan BUMD lain salah satunya Blora,” ungkapnya.

Sekarang ini, PT BBS sudah menyetorkan semua keuntungan perusahaan berupa Deviden ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebesar Rp415 juta dari laba bersih tahun 2018 sebesar Rp1 miliar lebih.

“Sehingga, total deviden yang disetorkan ke Pemkab Bojonegoro dari modal yang diberikan adalah sebesar Rp11,5 miliar,” tandasnya.   (rien)

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT