Catat! Pertamina Melarang Pertamini Membeli Pertalite dan Premium di SPBU
SUARABANYUURIP.COM | 03/10/2019 09:20
Catat! Pertamina Melarang Pertamini Membeli Pertalite dan Premium di SPBU

Blora - Pertamina melarang Pom Mini atau biasa dikenal juga dengan nama Pertamini membeli Pertalite dan Premium di Lembaga Penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Terlebih pembelian menggunakan jarigen ataupun wadah lain. Sementara untuk pembelian Pertamax, Pertamina masih memberikan kelonggaran.

Sales Executive Retail III di Marketing Operation Retail (MOR) IV, Hariyadi, menjelaskan, Pelarangan itu sebenarnya untuk semua jenis BBM. Tidak terkecuali Pertamax. Sebab, dari kecelakaan yang terjadi di SPBU, banyak dipicu dari pembelian BBM dengan jerigen.

BACA: Exxon Siapkan Rp. 28,5 M untuk CSR Blok Cepu

"60% permasalahan yang terjadi disebakan oleh konsumen dengan bebagai kejadian. Dari jumlah itu, sebanyak 80% terjadi karena pembelian dengan jerigen," ungkapnya, Selasa(1/10/2019), saat berada di salah satu rumah makan di Blora.

Dia menjelaskan, dari akumulasi kejadian itu, Pertamina mendapat teguran dari Kementerian ESDM. Termasuk keluhan dari masyarakat pengguna kendaraan.

"Mereka mengeluhkan, kenapa yang dilayani operator para pembawa jerigen," tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia sejak tahun 2017 hingga tahun 2018, Pertamina merugi. Meskipun Pertalite barang non subsidi, tapi menurutnya, harga dipatok pemerintah.

Sehingga, kata dia, Pertamina mengambil kebijakan tetap memperbolehkan para pengecer dari Pom Mini membeli Pertamax. "Sebagai mitra, kami ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat," ungkapnya kepada suarabanyuurip.com.

Dirinya menyatakan untuk sementara, pembelian Pertalite dengan jerigen tetap dilarang. Namun Pom Mini tetap diarahkan untuk menjual Pertamax.

Pelarangan itu, sebelumnya mendapat reaksi dari Paguyuban Pom Mini Kabupaten Blora. Karena dianggap keputusan diskriminatif.

BACA: Kontraktor MCL Belum Maksimalkan Warga Lokal

"Kami inginnya mendapat kuota.Dan diakui keberadaan kami," jelas Ketua Persatuan Pom Mini Blora, Wahyu Baskoro. Dia beralasan, Pom Mini bisa membantu masyarakat untuk memperoleh BBM. "Tidak mungkin hanya beli satu liter harus ke SPBU yang jaraknya cukup jauh," kata dia.

Dia menyebutkan, ada ratusan pengusaha Pom Mini tersebar di Blora. Namun dirinya belum bisa menyebutkan berapa jumlah yang pasti di setiap kecamatan.

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT