Pengembangan Migas Sukowati Pad C Tunggu Perubahan Tata Ruang
SUARABANYUURIP.COM | 09/09/2019 08:50
Pengembangan Migas Sukowati Pad C Tunggu Perubahan Tata Ruang
Pengembangan Migas Sukowati Pad C Tunggu Perubahan Tata Ruang

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pengembangan Lapangan Migas Sukowati Pad C di Dusun Karang, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih menunggu proses perubahan tata ruang wilayah.

"Saya mendapat informasi dari stafnya Bupati Anna Muawanah, kalau ada rencana perubahan tata ruang," ujar Presiden Direktur Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, kepada suarabanyuurip.com saat ditemui di Pameran IPA ke 43 di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Dijelaskan, perubahan rencana tata ruang tersebut dikarenakan ada beberapa lokasi pengeboran yang tidak sesuai dengan tata ruang. 

"Misalnya saja, di wilayah tersebut ada yang tidak sesuai untuk industri minyak dan gas bumi," ucapnya pria berkacamata minus ini. 

Tata ruang wilayah ini harus diubah lebih dulu untuk menyesuaikan pengembangan dan eksplorasi Lapangan Sukowati Pad C. Karena, apabila Pertamina EP langsung melakukan kegiatan di lapangan, maka akan melanggar aturan. 

"Apalagi, Bupati Anna harus memproses perubahan ini dengan melibatkan DPRD dan sebagainya," tandasnya. 

Pertamina EP sekarang ini terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar penyesuaian tata ruang segera selesai, dan melaksanakan kegiatan eksplorasi migas sesuai target pemerintah. 

"Apalagi kita sekarang ada penurunan produksi migas di Indonesia ya," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2015, sebelum diakuisisi Pertamina EP, pengembangan Lapangan Sukowati Pad C telah disosialsiasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) JOint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ). 

Cadangan minyak Lapangan Sukowati Pad C berada dari bawah alun-alun dan pendapa pemkab Bojonegoro. Skenarionya akan dilakukan pengeboran miring sejauh sekitar 1,2 kilo meter (KM) dari tapak sumur di Desa Banjarsari. 

Data yang didapat suarabanyuurip.commenyebutkan, total cadangan minyak yang ada di pusat kota Bojonegoro tersebut adalah sebesar 200 juta barel. Sementara di dalam proses perizinan maupun Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang yang dlakukan saat itu, Pad C Sukowati diperkirakan mampu memproduksi 5000 an barel per hari (Bph).(rien)