Pilkades Manukan Paling Rawan Konflik
SUARABANYUURIP.COM | 18/06/2019 23:37
Pilkades Manukan Paling Rawan Konflik
Pilkades Manukan Paling Rawan Konflik

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Dari empat desa wilayah ring satu Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades), dua desa ditetapkan sebagai desa rawan konflik.

Dua desa tersebut adalah Desa Begadon dan Manukan. Keduanya akan menggelar pilkades serentak pada 26 Juni 2019 mendatang, bersama Desa Ringintunggal dan Cengungklung.

"Manukan yang paling rawan. Pihak kepolisian yang lebih paham petanya," kata Camat Gayam, Wardoyo kepada suarabanyuurip.com usai membuka kampanye umum Pilkades Ringintunggal di balai desa setempat, Selasa (18/6/2019).

Kapolsek Gayam, AKP Harjo menjelaskan ada dua desa di wilayah hukumnya yang masuk kategori rawan yakni Desa Manukan dan Begadon. Untuk Desa Manukan masuk kategori rawan plus.   

"Karena memang dari sejak dahulu desa itu keras," tegasnya.  

Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan keamanan di desa tersebut. Dengan mengerahkan 15 personel.

"Untuk desa lain rata-rata 8 personel dengan BKO dari Polda Jatim," tandasnya.   

Sementara, untuk desa dengan kerawanan min, berada di Desa Begadon. Meski begitu, patut diwaspadai. 

"Ya jangan sampai terlena," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pilkades Manukan diikuti dua kontestan. Yakni Warngun, calon petahana dengan nomor urut 1, dan Hadi, seorang kontraktor dengan nomor urut 2.

Sedangkan di Desa Begadon, ada tiga calon yang akan bertarung. Mereka adalah Hariono, mantan kepala desa dua periode dengan nomor urut 1, Sunandar nomor urut 2, dan Pardi calon petahana nomor urut 3.(ams)