Disperindag Bojonegoro dan Pertamina Cek Ketersediaan LPG Subsidi
SUARABANYUURIP.COM | 12/06/2019 23:53
Disperindag Bojonegoro dan Pertamina Cek Ketersediaan LPG Subsidi
Disperindag Bojonegoro dan Pertamina Cek Ketersediaan LPG Subsidi

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Perdagangan (Disperindag) Bojonegoro, Jawa Timur, bersama Pertamina MOR V melakukan pengecekan seluruh agen dan pangkalan LPG resmi di wilayah  setempat, Rabu (12/6/2019). 

"Hari ini, kami sidak ke beberapa pangkalan dan agen resmi LPG 3 Kg," kata Kepala Dinas Perdagangan, Agus Hariana, kepada suarabanyuurip.com saat ditemui di gedung DPRD setempat. 

Pengecekan dilakukan pascalebaran Idul Fitri 1440 Hijriah untuk memastikan ketersediaan alokasi dan harga LPG 3 Kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).  Supaya, menghindari kelangkaan dan juga permainan harga. 

"Kita cek ke lapangan untuk antisipasi kelangkaan stok dan kenaikan harga," ujarnya. 

Menurut Agus, kenaikan harga LPG 3 Kg di masyarakat harus dikendalikan. Karena, permainan harga di atas HET biasanya terjadi di tingkat pengecer. Oleh sebab itu, ada batasan yang diberlakukan kepada para pedagang kecil supaya tidak merugikan masyarakat. 

"Pengecer dilarang jual di atas HET, kecuali ada tambahan jasa antar," imbuhnya. 

Pihaknya tidak segan-segan melaporkan pada pihak berwajib jika ada pedagang yang menjual LPG bersubsidi dengan harga di atas HET. Sementara HET sendiri, adalah sebesar Rp16.000.

"Kalau ada yang jual di atas harga Rp25ribu, akan kami proses secara hukum," tegasnya. 

Data dari Disperindag, alokasi Penyaluran LPG 3 Kg untuk Kabupaten Bojonegoro setiap harinya rata-rata sebanyak  32.840 Tabung. Setiap pangkalan mampu menjual 100-150 tabung setiap harinya. 

"Pangkalan sudah kami himbau untuk tidak menjual diatas 20.000 tabung pada pengecer," pungkasnya.(rien)