DBH Migas Pendidikan 2018 Tak Terserap Rp43 Miliar
SUARABANYUURIP.COM | 21/05/2019 03:35
DBH Migas Pendidikan 2018 Tak Terserap Rp43 Miliar
DBH Migas Pendidikan 2018 Tak Terserap Rp43 Miliar

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Pendidikan tahun 2018 yang diterima Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak terserap maksimal. Dari Rp73 miliar, hanya terserap Rp30 miliar.

"Sehingga, ada SiLPA atau sisa lebih pembiayaan anggaran sebesar Rp43 miliar," kata Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri kepada suarabanyuurip.com, Senin (19/5/2019).

SiLPA DBH Migas Pendidikan 2018 ini diketahui dari pagu anggaran yang dipasang dalam APBD induk 2018 sebesar Rp30 miliar. Namun realisasinya melebihi target.

"Saat kami konfirmasikan ke Pemkab yakni Dinas Perumahan, Kawasannya Permukiman, dan Cipta Karya hanya menerima Rp30 miliaran saja," ujarnya. 

Komisi dewan yang membidangi masalah migas ini menyayangkan kinerja Dinas Perumahan, Kawasan, Pemukiman dan Cipta Karya. Karena masih banyak gedung sekolah dasar rusak yang butuh perbaikan.

"Ini yang kami sangat kami sayangkan, kenapa tidak terserap maksimal," tegas politisi PAN. 

Pihaknya meminta Dinas Perumahan, Kawasannya Permukiman, dan Cipta Karya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait data sekolah rusak. Agar perbaikan sekolah rusak baik ringan atau berat bisa tertangani maksimal terutama sekolah di sekitar ring 1 lapangan migas.  

"Kita mendorong supaya APBD P 2019 segera dibahas, jangan sampai ada SiLPA lagi," tegasnya.

Lasuri memastikam penerimaan DBH Migas Pendidikan 2019 lebih besar dari tahun sebelumnya. Sebab penerimaan DBH Migas diprediksi mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya Rp900 miliar, menjadi Rp1,8 triliun.  

"Tidak mungkin, kalau tahun ini cuma menerima DBH Migas Pendidikan Rp30 miliar. Pasti lebih besar dari Rp73 miliar," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perumahan, Kawasannya Permukiman, dan Cipta Karya, Welly Fitrama, mengakui belum tahu jika besaran DBH Migas Pendidikan tahun 2018 sebesar Rp73 miliar. 

"Kita akan rekap dulu," imbuhnya. 

Pihaknya memastikan jumlah DBH Migas Pendidikan  2019 adalah sebesar Rp30.374.300.000. Sedangkan peruntukannya masih dalam perhitungan. 

"Masih dihitung untuk apa saja," ucapnya.(rien)