133 Sumur Minyak Tua Milik BUMD Blora Telah Berproduksi
SUARABANYUURIP.COM | 17/05/2019 10:10
133 Sumur Minyak Tua Milik BUMD Blora Telah Berproduksi
133 Sumur Minyak Tua Blora Berproduksi

SuaraBanyuurip.com, Blora - Hingga saat ini, baru sekira 133 sumur minyak tua yang berproduksi dari 267 sumur minyak tua yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE).

267 sumur minyak tua itu tersebar di lapangan Ledok terdapat 196 titik sumur, sebanyak 127 titik sumur berproduksi.  Di Lapangan Semanggi terdapat 71 titik sumur, sebanyak 6 titik sumur berproduksi.

BACA: Konsumsi LPG 3 Kg di Tuban Diprediksi Naik 6%

Dalam pengelolaannya, BPE bekerja sama dengan perkumpulan penambang yang ada di wilayah masing-masung. Dengan bagi hasil sesuai persetujuan bersama. Hingga sekarang ini kerja sama itu masih berjalan.

Dalam operasinya, masih ada beberapa kendala yang dihadapi. Dari sisi teknis, terkendala casing rusak dan banyak kotoran pada lubang sumur. Lalu dry hole atau sumur cenderung kering, serta permodalan. Namun demikian, produksi minyak yang dihasilkan cukup bagus.

"Produksi ledok tahun 2018 sebanyak 9.290.892liter. Lalu Produksi semanggi th 2018sebesar 368.301liter," kata Dirut PT BPE, Christian Prasetya, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (16/5/2019).

Dari jumlah tersbut, BPE bisa memperoleh laba sekira Rp800juta setelah dilakukan audit. Sementara untuk setoran PAD tahun 2019 hasil kerja tahun 2018, lebih kurang sebesar Rp356 juta. Pihaknya berupaya tahun 2019 ini laba perusahaan bisa mencapai Rp1 miliar, sebagian akan masuk dalam setoran PAD tahun 2020 mendatang.

BACA: Konsumsi BBM di Tuban Diprediksi Naik 10,2%

"Kita mengupayakan kenaikan laba setiap tahunnya," ucapnya.

Rencana laba tersebut, akan dia dapat dari jasa transportasi limbah pada tahun 2019 ini. Sedangkan tahun 2020 mendatang, dimungkinkan pihaknya juga mendapat tambahan dari jual beli gas.

Sekadar diketahui, PT BPE hanya mendapat suntikan modal dari Pemerintah Kabupaten Blora sebesar Rp1miliar. "Dari berdiri sampai sekarang," ungkapnya. (ams) Ahmad Sampurno

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT