Baru Diperbaiki November 2018, Jalan di Bojonegoro Berkubang Lumpur dan Ditanami Pohon Pisang
DAMARKITA.COM | 15/04/2019 09:00
Baru Diperbaiki November 2018, Jalan di Bojonegoro Berkubang Lumpur dan Ditanami Pohon Pisang
Rika/ Pengguna Jalan /Berpose Disamping Pohon Pisang Yang Ditanam Warga di Jalan PUK Kanor Baureno Foto diambil Kamis 11-4-2019)

Bojonegoro –Jika biasanya rambu lalu lintas untuk pemberi peringatan “hati-hati” kepada pengguna jalan adalah Tanda Seru. Namun di Kecamatan Kanor tepatnya di Dusun Patoman, Kecamatan Kanor diganti dengan pohon pisang yang ditanam di tengah jalan yang rusak.

Hal ini dilakukan warga karena kondisi jalan paving yang menghubungkan Kecamatan Kanor dan Kecamatan Baureno bergelombang sehingga membahayakan, khususnya ketika terjadi hujan dan setelah hujan.

Para pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Sebab, seusai hujan, jalan selebar kurang lebih enam meter itu seperti kolam ikan. Seluruh badan jalan penuh air berwarna kuning kecoklatan.

Sementara saat air hilang, jalan sangat becek dan berlumpur. Akibanya jalan menjadi licin dan semakin berbahaya untuk pengguna jalan.

BACA JUGA:  Jalan Poros Balen – Sugihwaras Rusak Parah, Tahun 2019 Belum Diperbaiki

Menurut pengguna jalan Rika, kondisi jalan tersebut mengganggu perjalanan dan beberapa kali terjadi kecelakaan di jalan.

“Ditanami pohon pisang katanya biar yang melintas hati-hati, agar tidak kecelakaan,” ujar perempuan ini.

Berdasar keterangan dari Camat Kanor, M. Mahfud, salah satu penyebab kerusakan jalan adalah perbaikan yang tidak diselesaikan oleh penyedia jasa konstruksi atau kontraktor. Padahal jalan di kawasan tersebut baru ada perbaikan pada bulan November 2018 lau. Dan baru berjalan 70 persen setelah itu ditinggalkan oleh kontraktor.

DAMARKITA.COM


BERITA TERKAIT