Erupsi Gunung Karangetang, 112 Pengungsi Butuh Kasur Masker dan Air Bersih
SULUTDAILY.COM | 06/02/2019 08:10
Erupsi Gunung Karangetang, 112 Pengungsi Butuh Kasur Masker dan Air Bersih

SULUTDAILY|| Siau- Sebanyak 112 warga dievakuasi akibat erupsi Gunung Api Karangetang di Desa Batubulan Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Kampung Batutubulan kini terisolir.

Bupati Sitaro Evengelien Sasingen mengakui memang sudah tidak ada lagi aktifitas baik kendaraan yang menuju ke kampung Batubulan. ‘’ Kampung Batubula sudah terisolir saat ini, listrik sudah dimatikan dan akses yang bisa dijaungkau untuk menuju kesana hanya lewat laut,’’kata Bupati Eva kepada Sulutdaily Selasa (05/02/2019).

BACA JUGA: Suara Gemuruh Terdengar dari Karangetang, Bupati Eva Himbau Warga Tetap Waspada

112 warga yang dievakuasi kini ditempatkan diloaksi pengungsian Gereja GMIST Nazareth Niambangeng dan sebanyak 12 Jiwa (5 KK) mengungsi di rumah keluarga. Bantuan dari tenaga medis sudah berada di lokasi dan sudah membentuk Pos Kesehatan masing – masing pos pengungsian. Namun kondisi air bersih dipengungsian cukup memperihatikan.  

Semburan abu vulkanik Gunung Karangetang telah berdampak di seluruh daerah kecamatan Siau Barat Utara, menghambat aktifitas semua masyarakat. Akses jalan darat menuju ke kampung Batubulan tertutup material. 2 unit jembatan di kampung itu berpotensi tertutup material.

BACA JUGA: 22 Warga Dievakuasi, Gunung Karangetang Keluarkan Lava Panas

Saat ini yang paling mendesak adalah kebutuhan air bersih di tiap lokasi pengungsian. Matras, selimut dan masker di Lokasi Pengungsian Gereja GMIST Nazareth Niambangeng Kantor Kampung Batubulan. ” Kebutuhan para pengungsi adalah air bersih, peralatan tidur dan masker yang banyak karena abu vulkanik sudah berdampak di 4 kecamatan yakni Siau Barat Utara, Siau Barat, Siau Tengah dan Siau Timur,” ujar istri Tonny Supit mantan Bupati Sitaro.

BACA berita-berita lengkap erupsi Gunung Karangetang di SULUTDAILY.COM


BERITA TERKAIT