Merasa Disantet, Dukun di Cilacap Aniaya Tokoh Agama
SATELITPOST.COM | 24/10/2019 18:27
Merasa Disantet, Dukun di Cilacap Aniaya Tokoh Agama

CILACAP, SATELITPOST-Merasa disantet, NG (49) warga Desa Ujungmanik Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap menganiaya tetangga, Abdul Kadir (54) pada September lalu. Tersangka yang seorang ‘dukun’ ini, kini harus merasakan dinginnya jeruji besi.

Tersangka mengatakan jika sudah dua minggu sebelum penganiayaan itu, keluarganya merasa di’kirimi’ sesuatu, yang dinilai sebagai santet. Sehingga membuat keluarganya kesakitan yang amat sangat. Bukan hanya sekali, tetapi menurutnya berkali-kali. “Saya tahu, ngerti, kan aura-nya bisa ditanya, auranya sangat menakutkan, bangsa jin,” ujarnya yang meyakini memiliki kekuatan.

Baca juga:
Buruh: UMK Ideal Cilacap Rp 3,4 Juta 
Pedagang Kecil Dayeuhluhur Cilacap Terlilit Utang Rentenir

Dia mengatakan jika sebelumnya tidak memiliki masalah dengan Abdul Kadir yang dikenal sebagai tokoh agama tersebut. Karena itu, dia pun tidak mengetahui alasan dari korban ‘menyerang’-nya. “Saya tidak tahu, itu masalah dia,” katanya.

Tidak terima dengan apa yang dilakukan oleh korban, tersangka pun kemudian memukul korban saat akan berangkat Yasinan pada 19 September lalu. Tersangka memukul korban pada bagian belakang, setelah terjatuh, tersangka kembali memukul pada bagian muka, hingga mengakibatkan luka.

“Akibatnya korban mengalami memar pada kepala bagian belakang akibat pukulan, dan bibir atas dan bawah sebelah kiri mengalami luka dan mengeluarkan darah,” kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar kepada wartawan, Selasa (22/10).

Pada saat pemukulan tersebut, juga diketahui warga lainnya. Sehingga setelah dilerai, korban melaporkan kepada Polsek Kawunganten untuk ditindaklanjuti. “Pemicunya, karena adanya prasangka tersangka jika korban menyantet,” kata Kasat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannyaa, tersangka dikenakan pasal 351 (1) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara selama 2,8 tahun. (ale@satelitpost.com)


BERITA TERKAIT